Ahong retweeted
Interesting diplomacy stuff going on today:
• Oman's Sultan & Iran’s top security deputy chief Ali Bagheri Kani are simultaneously visiting Beijing (shift to Chinese & Omani mediation?)
• China reaffirmed support for Iran’s sovereignty and security.
• Chinese Special Envoy to visit Iran, Oman and Saudi Arabia in early and mid-November.
• Iran’s top security chief, Mohsen Rezaei, spoke with Putin today discussing several global and regional issues
Ahong retweeted
Untuk segala represi terhadap masyarakat sipil ~
Untuk mereka yang sedang berjuang menghadapi Karhutla ~
Tetap bersuara dan doa terbaik untuk kita semua 😾☝🏻
Ahong retweeted
YAN DIOMANDE PANEN PUJIAN DISAAT YANG TEPAT!
MENCURI HATI MADRIDISTA SAAT VINICIUS LAGI NGEDROP!!
AKSI INDIVIDUNYA CIAMIK
ASSISTNYA MANTUL
GOL-GOLNYA SPEKTAKULER
MADRIDISTA:
"DIOMANDE PILIHAN UTAMA, VINICIUS JUAL SAJA!!"
Ahong retweeted
Sadar Dipalak.
Sadar Dibakar.
Sadar Dimiskinkan.
#INDONESIASADAR
Ahong retweeted
Iceland adalah negara maju tapi menariknya MSCI mengategorikan pasar saham Islandia sebagai Frontier Market. Bahkan sblm 2021 Iceland masuk Standalone Market.
Sementara Indonesia sampai hari ini masuk kategori Emerging Market.
Kok bisa? Apa ekonomi Islandia bermasalah?
Mari kita bahas :
Ahong retweeted
Buat yang masih bingung risk-off itu apa, gampangnya gini.
Beberapa tahun terakhir, kalau saham turun, obligasi biasanya ikut turun. Dua-duanya dijual barengan karena orang takut inflasi.
Hari ini polanya balik. Saham Asia rontok: Kospi turun 3,5%, Hang Seng 3%, Nikkei 2,4%. Saham teknologi AS juga dibuka merah.
Obligasi AS malah diburu. Yield 10 tahunnya turun ke titik terendah dalam sebulan, VIX naik hampir 8%. Orang lagi kabur dari aset berisiko ke tempat yang dianggap aman. Itu risk-off.
Yang menarik buat kita di Indonesia: waktu obligasi AS jadi tempat berlindung, obligasi kita malah dilepas. Yield SBN 10 tahun sempat naik ke 7,44%, rupiah sempat tembus 18.000, asing jual saham sekitar Rp1,47 triliun.
Saat dunia lagi takut, negara berkembang biasanya ditinggal duluan.
Jadi pelan-pelan dulu. Jangan all in cuma karena indeks hijau tiga hari.
Indonesian President Prabowo Subianto has a message for global index provider MSCI: Indonesia "is not afraid of anyone."
His comments came days after MSCI said it was considering moving the country down from emerging-market to standalone status, sending its stocks tumbling. Full story: bloom.bg/4itxJAl
📷: Dimas Ardian/Bloomberg































