(Minimal sekali seumur hidup kita harus ngomongin fakta kalau si gemoy bijinya cuma satu.)
Replying to @latteofnight
Lelaki itu beringsut makin dekat ke Maximilian, hampir separuh menyandar, "Jadi beneran itu akunnya si Buna? Sampai nyebut-nyebut mantan istrinya itu lagi. Kok bisa ya ada orang yang suka sama si gemuk berbiji satu."
@thejeremiahwest
Maxime memang belum sempat menegak kafein hari ini. Dan segelas kopi yang baru saja disajikan oleh sang tuan rumah membuatnya merasa terselamatkan.
Awalnya, pembahasan mereka memang mengenai desain vila dan semacamnya. Sampai kemudian entah bagaimana mulanya, mereka justru—
—membicarakan skandal viral yang sejak kemarin memenuhi hampir seluruh lini masa sosial media.
"Anjir, itu beneran akunnya Buna?" Maxime mendekatkan dirinya ke arah Dylan setelah tawanya reda. Berharap bahwa ia salah dengar. "Berarti ibu negara kita boti?"
@latteofnight
Disclaimer: Segala kejadian, percakapan, dan keputusan yang terjadi dalam plot ini merupakan hasil kerja sama tiga manusia yang seharusnya bisa menggunakan waktu untuk hal yang lebih produktif, tetapi memilih untuk mengarang cerita yang mengandung sawit.
Sebelum plot dimulai. Izinkan saya memperkenalkan anggota-anggota di dalamnya.
@latteofnight (Orang baek 1)
@thejeremiahwest (Orang baek 2)
@CLIMAXIMILIAN (Orang baek 3)
Selamat membaca. Ayo nyawit bersama!
ROM.xn--6ii
Terima kasih untuk diri sendiri yang akhirnya merampungkan plot kerjaannya Maxime yang 𝗦𝗔𝗡𝗚𝗔𝗧 membosankan ini. Ayo lanjutkan sampai proyek vilanya selesai.
Makelar itu tersenyum dan mengangguk. "Tentu, Pak. Saya mengerti."
Maxime mengakhiri pembicaraan dengan jabat tangan singkat. Dengan senyum profesional ia berucap. "Hubungi saya setelah Anda bicara dengan pemilik lahan ini."





