URGENT! 81 KK terdampak gempa NTT butuh terpal dan selimut. Tiga sekolah juga butuh terpal.
Target bantuan Rp25 juta. Mari bantu warga bertahan dan anak-anak tetap bisa belajar.
Donasi melalui:
BRI a.n. Busa Pustaka Sahabat Anak
009801005793564
QRIS tersedia di poster.
ً retweeted
Saatnya mnyingkap kebenaran di tengah ketidakadilan & kemunafikan penguasa.
Salam 3 jari:
* tegakkan hukum &HAM
* lawan impunitas
* adili dalang & penembak mahasiswa tahun 1998 - 1999 di PengadilanHAM ad hoc.
@dipanggilwawan korban Semanggi I-13 November 1998
Selain belajar dan baca, sering-sering main dan denger cerita akar rumput. Percuma bacaan banyak, apalagi pemikir kiri barat gak selalu cocok konteksnya sama kita. Belajar secara kontekstual dengan bermasyarakat.
ً retweeted
Satu dunia juga harus tahu, selain di anak tirikan, pemerintah bahkan tega merampas makanan mereka, sagu-sagu yang jadi lumbung mereka habis dalam semalam.
Lindungi PAPUA TUHAN, TURUNKAN HUJAN 🤲🥲
#SaveHutanIndonesia
#PrayForPapua
#IndonesiaSadar
#PrabowoLengser
ً retweeted
a quick update: banjir lahar dingin semeru menerjang dusun pasir rejo, desa purorejo, lumajang, hingga menyebabkan tanggul jebol. banjir juga melanda sejumlah wilayah di aceh dan sumatra utara, termasuk aceh selatan, subulussalam, langkat, mandailing natal, asahan dan medan.
ً retweeted
temen2, silahkan disimak sebentar catatan atas penangkapan dan kriminalisasi pada gelombang protes 20-28 oktober 2026. setidaknya dari 9 kota tersebut, ada 136 org yg ditangkap dan kini 27 org masih ditahan. mari bantu kawal terus sampai semua kawan aksi dibebaskan!
CATATAN ATAS PENANGKAPAN & KRIMINALISASI PADA GELOMBANG PROTES 20-28 OKTOBER 2026.
Kami mencatat telah terjadi setidaknya 136 penangkapan di 9 kota!*
*berdasarkan pemberitaan dan informasi jejaring

ALT Jumlah Penangkapan dan Kriminalisasi pada Gelombang Protes 20-28 Oktober 2026 Yogyakarta: 66 orang ditangkap, tidak ada yang masih ditahan Jakarta: 20 orang ditangkap, 1 masih ditahan Bandung: 13 orang ditangkap, 13 orang masih ditahan Malang: 12 orang ditangkap, 12 orang masih ditahan Surabaya: 12 orang ditangkap, 1 masih ditahan Banda Aceh: 7 orang ditangkap, tidak ada yang masih ditahan Gorontalo: 4 orang ditangkap, tidak ada yang masih ditahan Makassar: 1 orang ditangkap, tidak ada yang masih ditahan Karawang: 1 orang ditangkap, tidak ada yang masih ditahan Total: 136 orang ditangkap, 27 orang masih ditahan
Contoh berjalan efek penokohan:
BUDIMAN PASTIKAN RAKYAT INDONESIA RUGI KALO PRABOWO TIDAK MENANG DI PILPRES 2029
jadi gini guys, budiman sudjatmiko, kepala badan percepatan pengentasan kemiskinan atau bp taskin, bilang rakyat yang akan rugi kalau prabowo subianto tidak menang di pilpres 2029
menurutnya budiman bilang prabowo sendiri tidak akan rugi secara pribadi kalau kalah di 2029
yang rugi paling besar menurut dia justru masyarakat, termasuk anak cucu rakyat indonesia, kalau kepemimpinan prabowo terhenti
dia menilai visi dan program prabowo sejalan dengan gagasannya, contohnya pendidikan tinggi gratis, perumahan, pemenuhan gizi, penguatan koperasi, dan makan bergizi gratis atau mbg
dia bilang ide-ide itu sudah dia perjuangkan sejak 35 tahun lalu, dan menurutnya kebijakan ini bergerak melampaui sekadar bansos atau blt menuju perluasan akses layanan dasar
dia juga menyebut kepemimpinan prabowo sebagai bagian dari misi memperjuangkan orang miskin, dan masyarakat yang tidak mendukung arah ini disebut sama saja dengan "kufur nikmat" atau tidak mensyukuri nikmat
soal tanggapan, ringkasan itu bilang ada yang mendukung agar program pemerintah berlanjut, dan ada sebagian warganet serta kalangan politik yang menilai pernyataan itu berlebihan
jadi bahasa gampangnya, budiman bilang yang akan rugi kalau prabowo kalah itu rakyat, bukan prabowo, karena programnya dianggap bagus buat orang miskin, tapi ada yang menilai ucapannya berlebihan
nah menurut kalian guys, kalau ada pejabat bilang rakyat yang rugi kalau pemimpin tertentu kalah, itu wajar sebagai dukungan atau malah berlebihan?
Saranku kalau ngobrol sama grassroots gak perlu bawa penjelasan soal konsep marxisme atau ideologi apa lah. Langsung aja ngobrolin permasalahan harian yg mereka hadapi. Dan lebih baik tujuan kita ke mereka adalah untuk mendengarkan dan memahami, bukan menggurui.
Harusnya lu tuh nanya kenapa dari sekian yang udah dipalak dari rakyat kok gak bisa mencukupi kebutuhan negara? Malah makin dipalakkin lagi sampe ke sela-sela. Tolol.
Ini, loh, daripada kayak kemarin simbolnya dipinjem tapi malah ada pernyataan bikin gak enak. Kenapa gak gabungin kemampuan lapangan supporter sama yang katanya "hidup mahasiswa". Demo, ya, risikonya ada kekerasan udah lah gak usah sok mau demo damai kondusif.


























