Pinned Tweet
Pada 1733, separuh orang Eropa di Batavia TEWAS gak sampai setahun setelah mendarat.
Batavia sampai dijuluki Kuburan Orang Belanda.
Kanal yang dangkal jadi sarang nyamuk. Daendels mundur ke Weltevreden di Selatan.
Dari situ, lahir pusat perbelanjaan baru yang masih digunakan sampai sekarang.
Namun ada yang ANEH.
Gapura merah gede di Pasar Baru itu bukan bangunan peninggalan. Dibangun tahun 2000 demi pencitraan wisata.
Ironinya, bangunan berusia lebih dari seabad kayak Toko Kompak justru terabaikan.
Nat & Ver retweeted
Pas ke Blok M kemarin, kami ngunjungin pameran di M Bloc.
Tapi kok pas masuk isinya sampah? Acara apaan sih ini? 🤔
Ternyata ini bukan sampah sembarangan, melainkan sampah yang udah di “Daur Rupa” oleh para desainer ♻️
Kalau penasaran, langsung aja dateng ke pameran M Bloc Design Week weekend ini ya!
Bahas Desain
Nat & Ver retweeted
Kawasan kota lama Surabaya ternyata menyimpan banyak KONTRADIKSI.
Dulu ia jadi benteng pemisah etnis. Hari ini, ia ditata ulang.
Kabel di koridor Rajawali ditanam ke underground ducting, fasad bangunan kolonial pun bersih. Pengunjung bisa keliling zona Eropa naik mobil listrik.
Tapi, dari 251 PKL yang direlokasi ke Serambi Ampel, cuma 142 pedagang yang bertahan jualan.
Jadi kita lagi merawat sejarah kotanya, atau cuma bikin romantisme visual dari kawasan tua?
A thread 🧵 by Narasi Visual
Pas ke Blok M kemarin, kami ngunjungin pameran di M Bloc.
Tapi kok pas masuk isinya sampah? Acara apaan sih ini? 🤔
Ternyata ini bukan sampah sembarangan, melainkan sampah yang udah di “Daur Rupa” oleh para desainer ♻️
Kalau penasaran, langsung aja dateng ke pameran M Bloc Design Week weekend ini ya!
Bahas Desain
Kawasan kota lama Surabaya ternyata menyimpan banyak KONTRADIKSI.
Dulu ia jadi benteng pemisah etnis. Hari ini, ia ditata ulang.
Kabel di koridor Rajawali ditanam ke underground ducting, fasad bangunan kolonial pun bersih. Pengunjung bisa keliling zona Eropa naik mobil listrik.
Tapi, dari 251 PKL yang direlokasi ke Serambi Ampel, cuma 142 pedagang yang bertahan jualan.
Jadi kita lagi merawat sejarah kotanya, atau cuma bikin romantisme visual dari kawasan tua?
A thread 🧵 by Narasi Visual
Kasus Serambi Ampel jadi contohnya. Relokasi PKL ke bekas RPH Pegirian dimaksudkan merapikan jalan, tapi cuma 56,57% pedagang yang aktif bertahan.
Saat alur pejalan kaki terputus, estetika fisik yang rapi gagal menjamin keberlanjutan hidup warganya.
Nat & Ver retweeted
Klien bayar $100 buat jasamu.
Yang nyampe ke rekening bank-mu? Bisa cuma $76.
Kemana $24 sisanya?? 😱
Tenang, bukan dirampok. Duitmu cuma lewat 4 "gerbang perpajakan" yang jarang dibahas orang.
Hari ini kita bedah semua gerbangnya + cara lewat jalur termurah ⬇️
A thread 🧵 by Narasi Visual
Klien bayar $100 buat jasamu.
Yang nyampe ke rekening bank-mu? Bisa cuma $76.
Kemana $24 sisanya?? 😱
Tenang, bukan dirampok. Duitmu cuma lewat 4 "gerbang perpajakan" yang jarang dibahas orang.
Hari ini kita bedah semua gerbangnya + cara lewat jalur termurah ⬇️
A thread 🧵 by Narasi Visual
Dan mindset penutup soal fee:
Potongan platform itu bukan musuh. Dia BIAYA SEWA lapak di pasar global + asuransi duitmu gak dibawa kabur klien.
Yang perlu kamu lakukan bukan menggerutu, tapi MENGHITUNG: masukkan semua potongan ini ke kalkulasi hargamu sejak awal. Profesional menghitung, amatir mengeluh.





