PPATK (@PPATK) header
PPATK (@PPATK) profile picture

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (INTRAC) | 195 | [email protected] | Pertanyaan? Klik tautan berikut | https://nitter.cf/t.co/Yq3wn3P4ij

Jakarta, Indonesia
Joined November 2010
Photo by PPATK (@PPATK)Photo by PPATK (@PPATK)Photo by PPATK (@PPATK)Photo by PPATK (@PPATK)Photo by PPATK (@PPATK)Photo by PPATK (@PPATK)Photo by PPATK (@PPATK)Photo by PPATK (@PPATK)Photo by PPATK (@PPATK)Photo by PPATK (@PPATK)
Pinned Tweet
Halo #FIUtizen! Untuk layanan bantuan, pertanyaan, dan pengaduan masyarakat, hanya dapat dilayani melalui email di [email protected], website di lapor.ppatk.go.id, atau dapat bertanya melalui layanan Whatsapp Business resmi PPATK DI 082112120195. Kami himbau untuk waspada dengan modus penipuan mengatasnamakan PPATK dan meminta sejumlah dana dengan dalih sertifikasi atau legalitas transfer dana. Abaikan dan jangan lakukan transaksi apapun. Terima kasih.
18
2
6
4,741
Hai #FIUtizen, Financial Action Task Force (FATF) menerbitkan pembaruan daftar High-Risk Jurisdictions subject to a Call for Action (Black List) dan Jurisdictions under Increased Monitoring (Grey List) pada 30 Oktober 2026, sebagai hasil FATF Plenary yang berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 di Paris, Prancis. Dalam pembaruan tersebut, tidak terdapat perubahan pada Black List. DPRK, Iran, dan Myanmar tetap berada dalam daftar yurisdiksi berisiko tinggi yang memerlukan langkah mitigasi risiko sesuai ketentuan FATF. Sementara itu, pada Grey List, FATF mengeluarkan empat yurisdiksi, yaitu Bulgaria, Côte d'Ivoire, Democratic Republic of the Congo, dan Monaco, setelah dinilai berhasil menyelesaikan Action Plan yang telah disepakati. Tidak terdapat penambahan yurisdiksi baru, sehingga Grey List kini mencakup 18 yurisdiksi. Pembaruan ini menegaskan pentingnya penerapan pendekatan berbasis risiko (risk-based approach), penguatan customer due diligence, serta langkah mitigasi risiko lainnya dalam menjaga integritas sistem keuangan dari ancaman pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal. Simak rangkuman selengkapnya dalam unggahan berikut! #PPATK #FATF #FATFPlenary
2
1
232
🚨 HATI-HATI! JANGAN SAMPAI TERTIPU DUA KALI! Sudah menjadi korban penipuan, jangan sampai kembali terjebak oleh pelaku yang mengaku bisa membantu mengembalikan uang. Waspadai modus penipuan berkedok pengembalian dana (refund scam) dengan pola berikut: 1️⃣ Korban kehilangan uang akibat penipuan. 2️⃣ Pelaku menghubungi korban dan menawarkan bantuan pengembalian dana. 3️⃣ Korban diminta membayar sejumlah biaya atau memberikan data pribadi. 4️⃣ Setelah uang ditransfer, pelaku kembali menghilang dan korban mengalami kerugian lagi. Ingat! Jangan mudah percaya pada pihak yang menjanjikan pengembalian dana dengan meminta biaya tertentu atau data pribadi. #PPATK #WaspadaPenipuan
1
356
Halo #FIUtizen! Pernah membaca istilah TPPU, TPPT, atau PPSPM tapi masih bingung apa artinya?👀 Istilah-istilah ini sering muncul dalam pembahasan kejahatan keuangan dan upaya pencegahannya. Nah, melalui serial Kenalan Yuk! Istilah & Singkatan Seputar PPATK, kita akan mengenal berbagai istilah tersebut dengan penjelasan yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Karena memahami istilahnya adalah langkah awal untuk lebih mengenali risiko dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan. Yuk, simpan kontennya dan bagikan kepada orang-orang di sekitarmu agar makin banyak #FIUtizen yang teredukasi! #PPATK #EdukasiKeuangan #CegahKejahatanKeuangan
1
1
498
SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-98! Semangat Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kecintaan terhadap tanah air harus diwujudkan melalui integritas, kegigihan dalam menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama. Dalam upaya menjaga integritas dan melindungi kepentingan bangsa, PPATK terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran setiap elemen bangsa dalam mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang. Mari jadikan semangat persatuan sebagai kekuatan untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi Indonesia. Karena masa depan bangsa dibangun oleh generasi yang berani berjuang, teguh berintegritas, dan peduli terhadap sesama. Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia! #PPATK #HariSumpahPemuda
1
165
*PERKUAT TATA KELOLA PENGADAAN, PPATK DORONG KESIAPAN PENGADAAN SEJAK TAHAP PERENCANAAN* PPATK menyelenggarakan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengadaan Tahun 2026 serta Persiapan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2027, pada Selasa (27/10). Rapat ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan pengadaan, mengidentifikasi kendala, serta memperkuat koordinasi antarunit kerja dalam mempersiapkan pengadaan tahun mendatang. Melalui evaluasi yang terukur dan perencanaan yang lebih awal, PPATK mendorong agar setiap paket pengadaan disiapkan berdasarkan kebutuhan yang jelas, kesesuaian anggaran, kesiapan dokumen, serta jadwal pelaksanaan yang realistis. Paket-paket prioritas juga perlu diidentifikasi sejak dini agar potensi hambatan dapat diantisipasi dan ditindaklanjuti secara tepat. Pengadaan yang berkualitas tidak berhenti pada penyusunan dan pengumuman RUP. Lebih dari itu, pengadaan harus mampu mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, memberikan nilai manfaat yang optimal, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi, persaingan yang sehat, integritas, dan akuntabilitas. Melalui sinergi pimpinan, unit kerja, PPK, PIC perencanaan dan anggaran, serta UKPBJ, PPATK berkomitmen memperkuat tata kelola pengadaan yang semakin terencana, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. *Perencanaan yang matang. Pelaksanaan yang tepat. Akuntabilitas yang kuat.* #PPATK #PengadaanBarangJasa #TataKelolaPemerintahan #Akuntabilitas #UKPBJ #RUP2027
199
MILIARAN RUPIAH UNTUK SEBUAH BARANG? Hai #FIUtizen, pernah nggak sih kamu bertanya-tanya, kenapa sebuah lukisan atau barang koleksi bisa terjual dengan harga miliaran rupiah? Eits, jangan langsung curiga dulu! Harga fantastis bisa dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kelangkaan, nilai sejarah, hingga tingginya permintaan pasar. Tapi, bagaimana kalau nilai transaksi tersebut justru sulit dijelaskan? Di sinilah kita perlu lebih jeli. Sebab, transaksi barang bernilai tinggi juga memiliki risiko disalahgunakan untuk tindak pidana pencucian uang (TPPU). Namun, perlu diingat! Transaksi yang mencurigakan bukan berarti pasti merupakan tindak kejahatan. Diperlukan analisis dan informasi yang memadai untuk memahami fakta di baliknya. Karena yang perlu diperhatikan bukan sekadar seberapa mahal barangnya, tetapi juga kewajaran transaksi dan asal-usul dananya. Menurut kamu, apa yang membuat sebuah barang layak dihargai miliaran rupiah? Yuk, bagikan pendapatmu di kolom komentar! #PPATK #PencucianUang #TPPU #LiterasiKeuangan #AntiPencucianUang
1
1
421
Jaringan kejahatan terus bergerak, memanfaatkan berbagai cara untuk merekrut, mendistribusikan, hingga menyamarkan aktivitasnya agar tidak mudah terungkap. Di balik kejahatan yang terorganisasi, terdapat pola dan jaringan yang saling terhubung. Karena itu, diperlukan kewaspadaan serta kerja sama berbagai pihak untuk mengenali dan mencegah kejahatan keuangan sejak dini. Mari bersama memperkuat kesadaran dan kepedulian terhadap berbagai modus kejahatan keuangan demi melindungi masyarakat dan menjaga integritas sistem keuangan Indonesia. #PPATK #AntiPencucianUang #JagaIntegritasKeuangan
1
608
Hai #FIUtizen, Peredaran gelap narkotika tidak dilakukan oleh satu orang. Di baliknya terdapat jaringan yang terorganisir dan saling mendukung untuk menjalankan aksinya. Memahami cara kerja jaringan kejahatan membantu kita lebih waspada dan menyadari bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan sinergi berbagai pihak. #PPATK #P4GN #StopNarkoba
337
PPATK Dorong Edukasi Kejahatan Keuangan bagi Masyarakat Desa melalui Festival Bangun Desa Bangun Indonesia 2027 Jakarta, 19 Oktober 2026 – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengidentifikasi peluang penguatan edukasi keuangan bagi masyarakat desa melalui Festival Bangun Desa Bangun Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2027. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 15–16 Januari 2027 di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam rapat koordinasi persiapan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia yang diselenggarakan pada Senin (19/10) di Hotel Gran Melia, Jakarta. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Taufik Madjid, didampingi oleh Inspektur Jenderal Kemendes, Masyhudi, serta Inspektur Jenderal KemenP2MI, Muh. Fachri. Dari PPATK, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Biro Umum, Defid Tri Rizky, bersama perwakilan dari 42 kementerian/lembaga lainnya. Rapat koordinasi tersebut membahas persiapan penyelenggaraan festival, rangkaian kegiatan, perlombaan, serta dukungan dan sinergi antarpemangku kepentingan. Festival Bangun Desa Bangun Indonesia direncanakan menghadirkan 16 jenis perlombaan untuk menggali potensi, mendorong inovasi, serta memberikan apresiasi terhadap kemajuan desa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan partisipasi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan potensi ekonomi desa. Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kemendes, Taufik Madjid, menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan desa. “Pembangunan desa membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan berbagai pihak. Melalui Festival Bangun Desa Bangun Indonesia, kita ingin memberikan ruang bagi desa untuk menunjukkan potensi, inovasi, dan berbagai inisiatif yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat.” Sejalan dengan upaya tersebut, PPATK melihat festival ini sebagai peluang untuk memperluas edukasi publik mengenai pencegahan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan berbagai bentuk kejahatan keuangan yang dapat menyasar masyarakat desa. Kepala Biro Umum PPATK, Defid Tri Rizky, menyampaikan pentingnya menghadirkan program edukasi yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya mengenai praktik jual beli rekening dan penyalahgunaan rekening untuk menampung atau memindahkan dana hasil kejahatan. “Edukasi mengenai kejahatan keuangan perlu menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. Kami melihat adanya peluang untuk menghadirkan program edukasi dan literasi yang mudah dipahami, khususnya mengenai bahaya jual beli rekening dan risiko rekening disalahgunakan untuk menampung atau memindahkan dana hasil kejahatan. Masyarakat perlu memahami bahwa rekening pribadi harus dijaga dan tidak boleh dipindahtangankan untuk kepentingan pihak lain yang tidak jelas.” Melalui edukasi yang relevan dengan kehidupan masyarakat, diharapkan masyarakat desa semakin memahami risiko kejahatan keuangan, mampu mengenali berbagai modus yang berpotensi merugikan, serta lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan rekening dan transaksi keuangan. Partisipasi PPATK dalam rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi bentuk dukungan yang dapat diberikan sesuai dengan tugas dan fungsi lembaga. Peluang keterlibatan lebih lanjut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama para pemangku kepentingan serta disesuaikan dengan arahan pimpinan. Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, Festival Bangun Desa Bangun Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi wadah untuk mengangkat potensi dan inovasi desa, tetapi juga membuka ruang bagi penguatan literasi keuangan serta peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap tindak pidana pencucian uang dan berbagai bentuk kejahatan keuangan.
1
1
234
PPATK mengikuti rapat koordinasi persiapan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2027, yang direncanakan berlangsung pada 15–16 Januari 2027 di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Rapat koordinasi yang dilaksanakan di Jakarta pada Senin (19/10) dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Taufik Madjid didampingi oleh Inspektur Jenderal Kemendes Masyhudi dan Inspektur Jenderal KemenP2MI Muh. Fachri. Dari PPATK, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Biro Umum, Defid Tri Rizky bersama perwakilan dari 42 kementerian/lembaga lainnya untuk membahas persiapan dan koordinasi penyelenggaraan festival. Festival ini direncanakan menghadirkan 16 jenis perlombaan untuk menggali potensi, mendorong inovasi, serta memberikan apresiasi terhadap kemajuan desa. Bagi PPATK, kegiatan ini juga menjadi peluang untuk memperkuat edukasi masyarakat mengenai pencegahan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan. Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, diharapkan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia dapat menjadi wadah untuk mendorong kemajuan desa sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan keuangan. #PPATK #FIUtizen #HariDesaNasional2027 #BangunDesaBangunIndonesia #CegahTPPU
254
Hai #FIUtizen! Di dalam Buku NRA TPPU, dijelaskan berbagai macam sektor yang memiliki risiko tppu yang mungkin terjadi di dalam negeri. Pada NRA TPPU Bagian 2 mengulas profil risiko TPPU berdasarkan tindak pidana asal, profil pelaku, sektor industri, hingga wilayah geografis di Indonesia. Simak selengkapnya pada infografis di atas! #PPATK #NRATPPU
1
569
Hai #FlUtizen, Modus peredaran gelap narkotika terus berkembang dan dapat menyasar siapa saja. Karena itu, penting intuk selalu waspada terhadap berbagai tawaran atau ajakan yang mencurigakan. Dengan mengenali modus yang digunakan pelaku, kita dapat melindungi diri sendiri sekaligus membantu mencegah peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar. #PPATK #P4GN #StopNarkoba
306
Sobat PPATK, ada keluhan, saran, atau butuh informasi seputar layanan publik PPATK? Sampaikan langsung lewat SP4N-LAPOR! Melalui lapor.go.id, laporanmu dijamin: •Mudah & Cepat: Akses online 24/7. •Tepat Sasaran: Diteruskan langsung ke unit berwenang (no wrong door policy). •Transparan: Ada Tracking ID buat pantau status laporan. •Aman: Identitas dilindungi fitur Anonim & Rahasia. Yuk, swipe slide di atas buat tahu apa saja yang bisa kamu laporkan! Kirim laporanmu di lapor.go.id #PPATK #SP4NLAPOR #PelayananPublik #Transparansi #APUPPT
1
2
1,186