Bro membangun VO2Max sejak dini
Cara unik orang tua untuk memacu semangat anak saat berlatih pushbike menjadi perhatian warganet. Seorang anak terlihat dikejar sosok berkostum pocong yang sengaja disewa orang tuanya agar ia semakin terpacu saat berlatih di lintasan.
Momen tersebut dibagikan melalui akun TikTok @alfiantinf. Menariknya, usaha sang anak akhirnya membuahkan hasil. Ia berhasil memenangkan perlombaan pushbike setelah menjalani latihan dengan cara yang tak biasa ini.
Kreator: Fadhil
#pushbike #pocongbalap #elshinta #radioelshinta
Ada daftar orang-orang Indonesia yng direkrut Rusia buat jadi tentara. Full list nya ada di sini dan sepertinya terkonfirmasi dia ada di list tersebut
nitter.cf/hochuzhit_com/status/2…
Replying to @hrdbacot
Adek sepupu istri saya ke Rusia, Mincot. Keluarga gak ada yg bisa jelasin tujuan jelasnya apa, mungkin ya jadi pion garis depan 😅
Legowo tidak bisa long ride karena ada bocil jadi dibuat commuting aja lumayan dapat segini.
strava.app.link/7Yz8flqwH7b
Enak ya minta maaf doang
Video Dugaan Pemukulan Oleh Kapolres Kapuas Hulu Viral, Berakhir Dengan Permintaan Maaf Dan Penyelesaian Adat ‼
Video dugaan pemukulan terhadap seorang pria di kawasan Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 58 detik tersebut, seorang pria diduga melakukan pemukulan. Pria yang disebut-sebut sebagai pelaku itu diduga merupakan Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra.
Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Bambang Suharyono, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Bambang mengatakan, persoalan antara Kapolres Kapuas Hulu dengan pria yang diduga menjadi korban telah diselesaikan secara kekeluargaan bersama keluarga korban.
Sementara itu, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada IKI ADI atas insiden yang terjadi di Terminal Bus Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan.
Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Kapolres pada Jumat (30/10/2026). Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya penyelesaian persoalan melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.
Pihak keluarga IKI ADI menyatakan menerima permohonan maaf Kapolres dan sepakat menyelesaikan permasalahan melalui mekanisme hukum adat Punan Uheng Kareho.
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi jalan penyelesaian yang baik, sekaligus menjaga hubungan persaudaraan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu.
Meski persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan, Kabid Humas Polda Kalimantan Barat belum dapat memastikan apakah insiden tersebut akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan internal kepolisian, termasuk oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).
🎥Siaran Kalbar
#elshintaviral























