Bocoran mengenai penyalahgunaan pengaruh jabatan aparat untuk mengondisikan pergantian kepemimpinan partai politik memperlihatkan betapa parahnya abuse of power di masa lalu.
Ketika instrumen penegakan hukum diduga dipakai sebagai alat penekan (penyanderaan) demi kepentingan faksi politik tertentu, ini bukan lagi sekadar dinamika internal parpol melainkan bentuk premanisme dalam bernegara yang merusak tatanan demokrasi. Publik menunggu penuntasan pembongkaran jejaring ini hingga ke akar-akarnya.
.
Kalau dah begini urusannya kusut dah bapak ibu polisi, yg kalian lawan itu wonder woman.
Hari ini ema² dan artis terkumpul dlm "Women's March" demo guys di simpang Sarinah sampai Tugu Tani dgn tajuk "Negara Menindas Kita Lawan".
Topik mereka ditujukan terkait harga² bahan pokok yg terus melonjak krn MBG.
Polisi kalau sdh urusannya sm eme² langsung impoten guys.
Abah retweeted
katanya ga ada peluru tajam
tapi kok ada yang meninggal
bahkan selongsongnya masih ada
dan tembok beton aja sampe bolong loh
Abah retweeted
Hey Komdigi, berita Listyo Sigit gak di takedown?
Kalau ayang Noer Fajriensyah yang disorot soal dugaan terlibat korupsi impor gula? Komdigi bakal sibuk mengusut kasusnya juga? 👀
Meutya Hafid tiati kebanyakan gula bisa diabetes.
Manusia² tolol yg cm berfikir perutnya sendiri tp tdk berfikir kerusakan negara ini hanya utk memenuhi isi perut mrk.
Indonesia krisis kepedulian thdp bangsa dan negaranya krn budaya berfikir utk dirinya sendiri.
Abah retweeted
Kepolisian resmi menetapkan mantan Kepala Divisi TIK Polri Irjen Slamet Uliandi sebagai tersangka keempat dalam skandal dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh.
Irjen Slamet yang menjabat Dewan Pembina Monitoring Center Bareskrim Polri diduga berperan memberikan izin intersepsi komunikasi hingga merestui penghapusan file rekaman hasil penyadapan.
Simak berita selengkapnya di BeritaSatu.com, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #SlametUliandi #Penyadapan #Ilegal #Bareskrim #Polri #PrabowoSubianto #Presisi #Hukum #Politik #Viral #PenyadapanPrabowo #Tersangka



















