@fathanAlbarai
iAccount based inIndonesia
About this account
- Account based in
- Indonesia
- Connected via
- Indonesia App Store
Account-level information from X, not a live location or the device used for a specific post.
ketika kata-kata menemukan rumahnya.
🕋
Joined November 2012
- Tweets39.5K
- Following2
- Followers149K
- Likes132
Pinned Tweet
Pernah baca,
“Selesai menolong orang, lupakanlah. Agar hatimu tidak sibuk menagih.”
It hit me hard.
Bukan sekadar tentang menang atau kalah.
Di balik merah putih yang kami kenakan, ada doa, harapan, dan jutaan hati yang tak pernah berhenti percaya.
Berlarilah, Garuda.
Kami tetap di sini, sampai kapan pun. 🇮🇩
Jangan gampang ikut gasuka sama seseorang gara-gara denger cerita dari orang lain. Justru kadang yang perlu kita observe bukan cuma orang yang lagi diomongin, tapi orang yang sibuk ngomongin.
Kadang perempuan pergi bukan karena sudah menemukan seseorang yang lebih baik. Ia pergi karena terlalu lama bertahan di tempat yang membuatnya merasa tidak dihargai.
Sebab pada akhirnya, hati yang paling sabar pun punya batas.
Ada hal-hal yang memang lebih nyaman dititipkan pada tulisan.
Bukan karena takut bicara, tapi karena beberapa perasaan baru benar-benar terasa maknanya ketika dibaca.
Mungkin tulisanmu sederhana, tapi siapa tahu ada seseorang yang sedang membutuhkannya hari ini.
Bismillah…
Alhamdulillah cerpen terbaruku baru aja dishare, semangat membaca ya. Kritik dan saran diterima banget. Semoga suka, dengan cerita yang sangat sederhana ini. Terima kasih.
Oia jangan lupa, dihari Jumat ini, baca Al-kahfi ya. 👍🏻
substack.com/@mfathanalbara/…
guys jangan resign dulu ya,
please jangan resign :"
dateng - kerjakan - lupakan - terima gaji.
sekarang cari kerja susahhhhhhh! atur nafas, emosi, keuangan.....
kalo aman, baru gassssssss resign
Setelah kenal banyak orang sukses, salah satu yang polanya aku sering lihat adalah mereka selalu memuliakan orang tua dan minta doa orang tua khususnya doa ibu.
Aku mulai jatuh cinta pada perjalanan hidupku, sejak di dalamnya ada kamu. Entah bagaimana, setiap langkah terasa lebih indah, seolah hidup memang sengaja membawaku sejauh ini hanya untuk mempertemukan kita.
Satu kalimat penyemangat untuk mengawali hari ini :
"Shalat lah, ketika kamu sujud di bumi, masalahmu sedang diurus di langit."
Cantik itu bisa menarik perhatian.
Tapi cara berpikir, kemandirian, dan cara membawa diri yang bikin seseorang benar-benar berharga.
Karena pada akhirnya, yang bikin kagum bukan cuma wajahnya, tapi isi kepalanya dan kualitas hidupnya.
Guyss usahakan tahajud, dhuha, puasa senin kamis, surah yusuf ayat 4, doa nabi yunus perfect combo tiada tanding bikin hati tenang.
Sejak dahulu kala, jalan para penulis besar adalah jalan air mata. Namun, setiap penulis akan selalu menemukan alasan untuk berbahagia dengan cara uniknya sendiri.
Silahkan yang mau mampir baca cerpen terbaruku di akun Substack. SELAMAT MEMBACA 📖
substack.com/@mfathanalbara/…