Pakar Ekonomi Ruwet Nasional retweeted
Bayangin presiden pensiunan jenderal pasukan elit, tiap hari sibuk nuding-nuding rakyatnya antek asing,
tapi disadap sama polisinya sendiri.
Itu baru yang dari polisi.
Dan yang ketahuan.
Dan yang dibuka.
Pakar Ekonomi Ruwet Nasional retweeted
Bener. Seorang anak muda usia 21 tahun meninggal dunia.
Plus enam orang luka-luka, usia 38 sampai 62.
Pakar Ekonomi Ruwet Nasional retweeted
Demo kalimantan, tapi tau ga apa yang bikin gw kesel? diluar gedung banyak orang yang sedang panas panasan menyuarakan pendapatnya bahkan infonya ada yang sampai digebukin tapi didalam gedung ada pejabat yang joget joget menghina perjuangan rakyat.
GA ADA EMPATINYA BANGET ANJINK!!!
Pakar Ekonomi Ruwet Nasional retweeted
Seorang wanita meluapkan kekesalannya kepada petugas pengawalan (patwal) yang membunyikan klakson untuk meminta pengguna jalan lain menepi saat mengawal pejabat
Sama-sama macet tapi ada yang pengen lebih duluan, yg nonton aja ikut kesel
Ngomong2 soal makar, Prabowo pernah mau melakukan makar terhadap BJ Habibie, saat itu Prabowo sudah memberikan perintah kepada pasukannya untuk melakukan pengepungan rumah Habibie.
Tapi gak jadi, karna di cepuin Wiranto dan Prabowo dicopot dari pangkostrad.
Pakar Ekonomi Ruwet Nasional retweeted
Warganet hingga ekonom menilai ekonomi Indonesia memburuk selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto. Responden stres.
Pakar Ekonomi Ruwet Nasional retweeted
Listyo itu harusnye uda jadi tersangka sejak Kanjuruhan, pembunuhan Gamma, Alif, Affan, sampai kriminalisasi 700an lebih orang muda Agustus tahun lalu. Nyadap kepala negara yg jarang menggunakan isi kepalanya ga lebih besar dari peristiwa-peristiwa tersebut.
Pakar Ekonomi Ruwet Nasional retweeted
turnstile ketika menolak ajakan touring dari metallica:
You’re unable to view this Post because this account owner limits who can view their Posts. Learn more
Pakar Ekonomi Ruwet Nasional retweeted
KOMENTAR YANG BAGUS DARI DANDHY LAKSONO DAN BIVITRI SUSANTI. JANGAN SAMPAI KITA KEHILANGAN FOKUS DAN TERPECAH SATU SAMA LAIN YA GAESS
Pakar Ekonomi Ruwet Nasional retweeted
Tindakan penyadapan kepala negara tidak dapat dibenarkan dan itu masuk kategori pengkhianatan dan makar, tapi kalo narasi yang dibangun kita harus perduli itu salah besar. Karena Presiden sendiri tidak perduli dengan banyak anak yang keracunan MBG, tidak perduli dollar naik, tidak perduli IHSG anjlok, tidak perduli korban bencana alam, tidak perduli korban Karhutla, tidak perduli kebutuhan pokok naik, tidak perduli rakyat susah tapi terus diperas melalui pajak, dan masih banyak lagi. Buka mata.
#INDONESIASADAR
Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral. Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri.
Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini.
*SBY*
Tapi bapak ketawa juga pas ditanyain kasus Kanjuruhan.
Listyo Sigit, Kapolri terlama, pernah mendapat bintang mahaputra, dipuji oleh Presiden karena bisa mengerahkan POLRI menanam jagung, bahkan oleh pimpinan Komisi III disebut polisi terbaik sepanjang sejarah ternyata jadi TSK sebagai pelaku kejahatan terjahat di sepanjang sejarah POLRI yakni menyadap kepala negaranya sendiri. Gilaaaa.
Dalam hal tertentu kita mencatat Presiden Prabowo bisa tegas. Selain Listyo Sigit, ada juga Dadan Hidayana yg dulu selalu dibela dan dipuji-puji oleh Presiden akhirnya digelandang ke pengadilan karena kasus korupsi gila-gilaan di program MBG.
Febrie Adriansyah yang katanya algojo koruptor dan merupakan orang kepercayaan Prabowo akhirnya dikirim ke pengadilan karena dakwaan korupsi di atas korupsi. Banyak lagi contohnya.
Jadi jangan keterlaluan berkorupsiria dan melakukan pengkhianatan, misalnya karena merasa sok dekat dengan Presiden Prabowo. Kalau Anda keterlaluan, ditindak tegas juga kan? Ayo, Pak Presiden, gembirakan rakyat dengan ketegasan yang lebih banyak lagi.






























