fizz retweeted
ini loh guys yang ketutup isu
anggaran BGN gede banget cuyy💀
disusul menhan dan polri, sementara kesehatan dan pendidikan ada di urutan 6 dan 7, mau diapain ini negara 💀
fizz retweeted
Gaes sebelum aku meninggal gara gara gagal ginjal
Aku cuma mau kasih tau kalian
Hindari minumin minuman ber energi ya, perbanyak minum air putih dan hindari kopi kopian yg sachetan
Aku terkena gagal ginjal di usia 25 tahun
Aku udah cuci darah kurang lebih 2,5 tahun dan akhir akhir ini kesehatan ku menurun drastis
Buat kalian semua yg masih sehat tolong jaga pola hidup nya ya
fizz retweeted
Setuju. Aku lebih dulu tau laut bercerita. Lalu setelah punya kesadaran, aku beli buku non fiksi yang menjelaskan lebih detail terkait sejarah negara ini.
Buku2 yang sudah aku baca
fizz retweeted
Sedikit rekomendasi buku dari saya, mulai dari tema sejarah, politik, sampai sastra, baik fiksi maupun nonfiksi.
fizz retweeted
Bisa dipesan kembali 📢
𝙆𝙚𝙠𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖𝙣 𝘽𝙪𝙙𝙖𝙮𝙖 𝙋𝙖𝙨𝙘𝙖 𝟭𝟵𝟲𝟱: Bagaimana Orde Baru Melegitimasi Anti-Komunisme Melalui Sastra dan Film
Oleh 𝗪𝗶𝗷𝗮𝘆𝗮 𝗛𝗲𝗿𝗹𝗮𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴
Pemesanan lewat WhatsApp wa.me/+6282177991962
Tautan marketplace menyusul 🙏🏻
fizz retweeted
CR:
POLITIK JATAH PREMAN ~ Ian Doughlas Wilson
Terbitan @marjinkiri
Salah satu buku yang menggambarkan dengan jelas kondisi carut-marutnya negeri kita HINGGA saat ini.
*pengen banget nurunin foto sekaligus orang berjas hitam yang ada di latar belakang*
#MembacaKapanPunDimanaPun
#CurrentlyReading
#RandomVisual
fizz retweeted
deretan buku marjin kiri punyaku hasil beli dari tahun lalu. sekarang minimal sebulan sekali buku @marjinkiri 🫡
fizz retweeted
buku ini please every harusss bacaaa, for me buku ini jauh lebih menyakitkan daripada laskar pelangi 🧡
fizz retweeted
❗️ تسريب المحادثة الصوتية للحظات الأخيرة قبل تحطم الطائرة الخاصة بفلوريدا ومصرع جميع ركابها:
- برج المراقبة: "ما هي درجة الحرارة في الخارج؟"
- الطيار: سالب 47 درجة مئوية. نواجه ظروفاً جليدية، وهناك اضطرابات جوية متوسطة.
- برج المراقبة: "أخبريني إذا كنت بحاجة إلى أي شيء آخر، فأنا أعمل على إدخالك إلى مجالي الجوي الآن."
- الطيار: "الآن بدأنا نواجه هطول أمطار وثلج تجمدي.. نحن بحاجة ماسة للصعود!"
- برج المراقبة: "علم، اصعدي وحافظي على الارتفاع."
(هنا بدأت الكارثة وفقدان السيطرة الهيدروليكية)
- الطيار (بصوت مذعور): "نحن نهبط 8,000.. نداء استغاثة، نداء استغاثة! نحن نهبط بمعدل 10,000 قدم في الدقيقة! نعلن حالة طوارئ لـ 722 برافو ديلتا.. نحن في حالة تجاوز خطير للسرعة المسموحة، ونهبط بمعدل 20,000 قدم في الدقيقة!"
- برج المراقبة: "أخبريني بما تحتاجه!"
- الطيار: "سوف نرتطم بالأرض!"
- برج المراقبة (محاولاً طمأنتها): "نوفمبر 2 برافو ديلتا، أنا هنا معك.. تحدثي إليّ!"
- الطيار (وسط صفارات إنذار مدوية بالخلفية): "نحن نهبط بمعدل 22,000 قدم في الدقيقة، ومائلون بزاوية 60 درجة!"
- صوت صراخ يخرج من قمرة القيادة: "انظر إلى الخارج يا جاك!.. تباً، لقد نفد منا الوقت!"
انقطع الاتصال تماماً وسقطت الطائرة داخل مجمّع للمنازل المتنقلة بالقرب مقر ترامب في "مارالاغو" لتتحول إلى شعلة لهب ومصرع جميع الركاب الـ9
fizz retweeted
kalian semua harus nonton ini
Former CIA officer John Kiriakou, on Indonesia 1965 :
> "they literally crafted this narrative that was absolutely untrue, that a Communist Party was going to rise up and kill everyone"
> "military ended up clashing with the Communist Party in Indonesia and one million people died"
> "Several documents of the CIA actually say that it was a model of an operation"
The CIA's own 1968 research study called the killings "one of the worst mass murders of the 20th century". The agency knew exactly what it was looking at.
Then Washington backed Suharto for 32 years.
I keep coming back to this one because it's the case that shaped everything after it, from Chile to the colour revolutions of today.
If the people who ran it called it a success, what exactly were they measuring ?
fizz retweeted
Guys, buku ini cetul belum lama ini. Kalian betul-betul harus baca, isinya sangat mencerahkan utamanya buat kalian yg sudah muak banget sama premanisme di negara kita tercinta. Dari penerbit @marjinkiri tapi bisa dibeli juga di reseller yg sering direpost etmin. BELI, BACA🫵🫵🫵
fizz retweeted
Day 35/100
Seekor Anjing Ditabrak Honda Astrea Dini Hari Tadi
Dony Iswara, Penerbit Buku Mojok (2019)
146 Halaman.
Menyenangkan, oleh karena cerita2 Mz Dony Iswara di sini adalah diambil dari tokoh2 dan cerita yg terasa dekat (setidaknya oleh saya). Pegawai kantoran, penjaga warung, OB, mamang2 di kampung, dll. Seperti album "tokoh-tokoh" Ebiet G. Ade.
Saya sangat suka membaca cerpen "Aku ingin jadi penulis" yg sangat singkat tapi bangsat itu. Haha berkat itu, saya jadi membaca buku ini sampe kelar.
Ternyata saya baru tahu kalau cerpen "Sebelum Hari H" adalah asal cerita dari film pendek @mojokdotco yg cukup fenomenal tahun 2019. Haha
Yang menarik, bagaimana kemudian Mz Don mengawinkan cerpen2 ini dengan lagu2 yg ia taruh di Spotify (bisa dicari judul playlistnya sama dengan judul bukunya). Membuat beberapa cerpen jadi punya nyawa lebih akibat lagu yg terasa sangat serasi.. Haha
Selain "Aku ingin jadi penulis", saya jg suka "Kusut", yg lumayan bikin kusut pikiran pada awalnya, namun kemudian saya harus mengumpat untuk cerpen yg ini karena ending yg begitulah. haha
Keren lah pokoknya mz @IAmThe3xit ini.
#100Buku2026
Day 34/100
Kelana: Perjalanan Darat dari Indonesia sampai ke Afrika
Famega Syavira Putri, KPG (2018)
264 Halaman.
Agustus 2019, saya melakukan perjalanan dari Jakarta ke Malang, kemudian Malang ke Surabaya, dan terakhir Surabaya ke Jakarta. Beruntung saya membawa ‘teman perjalanan’ yang sangat menyenangkan, yaitu “Kelana” nya Famega ini. Beruntungnya karena saya bisa semacam mirroring dengan perjalanan saya yang juga sama-sama lewat darat, kereta dan bus, meskipun perjalanannya di “Kelana” itu jauh sekali dari yang saya lakukan. Haha
Perjalanan darat dari Indonesia sampai Maroko di Afrika, melewati negara-negara di Asia Tenggara, China, Mongolia, Rusia, dan negara-negara Eropa adalah sebuah perjalanan yang tidak mudah, murah dan tentu akan aman-aman saja. Famega banyak menceritakan kisah-kisah menarik selama perjalanan. Dari yang menyenangkan, kurang menyenangkan, menegangkan, dan menginspirasi bisa kita temui. Saya suka cara Famega menyelipkan referensi bacaan, nama-nama tokoh (kebanyakan sastrawan) dan juga fakta pada sebuah tempat atau kejadian. Ada banyak hal kemudian membuat saya penasaran untuk mencari tahunya lebih lanjut.
Favorit saya adalah cerita sehari bersama Ibby di Latvia, dan juga cerita Paul saat mengenang Holocaust. Kisah-kisah lain yang jarang saya temui juga adalah cerita-cerita kehidupan orang Mongolia. Haha ternyata sangat menarik ya!
Sendirian bukan berarti kesepian. Kesendirian memberikan kebebasan untuk melakukan yang ingin dilakukan, tinggal atau pergi, lebih dekat atau menjauh. Ada banyak hal yang akan ditemui, dan selalu akan ada tangan yang membantu, karena dari manapun kita berasal, kita semua manusia. Tidak salah jika dibilang perjalanan ini dibilang perjalanan merayakan perbedaan. Hehe Semoga suatu hari, saya bisa punya cerita perjalanan saya sendiri. Karena seperti kata Famega “Perjalanan adalah kesunyian masing-masing”*.
*Disadur dari perkataan Chairil Anwar: Nasib adalah kesunyian masing-masing
#100Buku2026



























































