Plot terbaru: mengadu narasi dan penampilan mahasiswa yang turun tanggal 28 vs 29 Oktober.
Ngebayang koleksi ikan cupangnya kayak apa ckckckck…
BuzzerRp tolong pelajari ini dan gunakan untuk serangan balik. Jangan tanggung kalau tubir!
𝗠𝗕𝗚 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁 𝟭 👏 𝟴𝟲% 𝗲𝗸𝗼𝗻𝗼𝗺 menilainya sebagai agenda paling berisiko tidak memenuhi ekspektasi. Di peringkat kedua ada KDMP (76%), disusul target pertumbuhan ekonomi 8% (68%).
Kalau versi kamu, mana yang paling berisiko? 👇
Read more: lpem.org/survey-lpem-ahli-ek…
#LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #EkonomiIndonesia #ExpertsSurvey #MakanBergiziGratis #KoperasiDesaMerahPutih
gitaputrid retweeted
KITA MENANG!
Kasasi Jaksa Penuntut Umum terhadap putusan bebas The Jakarta 4 (Delpedro Marhaen, Muzaffar Salim, Syahdan Husein, dan Khariq Anhar) ditolak!
Konten organik berbungkus kritik terhadap aksi mahasiswa yang eskalasinya begitu2 aja udah naik kan ya?
BuzzerRp lagi nyiapin skrip:
a. gak bakal sama kayak Paris;
b. turun ke jalan bukan berarti boleh memaki2 aparat;
c. gerakan mahasiswa hanya aksi simbolik demi viral;
#penerawangan
gitaputrid retweeted
Trisakti sedang proses utk jd PTN-BH. Sempat diambil alih dg menempatkan orang Kemendikbud Ristek sbg Ketua Pembina tp digugat oleh yayasan.
Harus dipertahankan sbg kampus swasta supaya minim intervensi dan sejarah sbg kampus perjuangan tdk luntur.
Happy Halloween from the hall of @ourANU Graduate Research training hall!
Yang jadi korban eksploitasi elit selalu mereka yang sehari-hari sudah susah hidupnya.
Beberapa tema besar buzzerRp:
1. "Kasihan polisi diludahi, bayangkan kalau kamu istri atau orangtuanya"
2. "UI dan Trisakti kenapa beda waktu aksinya? Bertanya dengan lemah lembut"
3. "Misalkan nih, ternyata Prabowo benar.."
4. "Pada maki-maki aparat tapi bikin SKCK butuh juga"
Percabangannya bisa macam-macam....
Terpikir hal yang sama, memang "dibiarkan" dan tidak ada perintah untuk melepas liar hama pembakar/penjarah.
Jangan kasih letoy.
Di International Day of Care and Support pada 29 Oktober 2026 ini, Koalisi Masyarakat Sipil untuk UU PPRT dan JALA PRT menghadiri konsultasi publik yang diadakan Kemenaker atas rancangan Peraturan Pemerintah tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) di Kantor Balai Perluasan Kesempatan Kerja Bekasi (BPKK Bekasi) di Bekasi.
Pembahasan ini mencakup 5 Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan turunan UU PPRT, antaralain:
1. PP tentang Pengupahan PRT yang mengatur skala upah, kenaikan berkala, dan mekanisme lembur.
2. PP tentang Jaminan Sosial PRT yang mengatur skema BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
3. PP tentang vokasi untuk PRT dan calon PRT.
4. PP tentang Pembinaan dan Pengawasan.
5. PP tentang Penyelesaian Perselisihan.
Lima RPP tersebut juga ditambah dengan 1 Peraturan Menteri (Permen) tentang Perusahaan Penempatan Pekerja Rumah Tangga (P3RT).
Kawal terus implementasi UU PPRT dan aturan turunannya!
📸Ardiles/Konde.co
#SudahLegalTetapKitaKawal
#KawalUUPPRT
#UUPPRT
#PRTMatters
Mobilisasi Antar Skena (MAS) ini yang paling menakutkan.
Pada aksi di Jogja (28/10), juga terdapat elemen Supporter yang turun ke jalan, bahkan bisa dibilang mayoritas dari aksi kemarin di Jogja kemarin adalah kelompok supporter, dan ternyata berlangsung secara alot, bahkan friksi mereka tak hanya dengan Polisi, melainkan (Supporter Jogja pasti ngeh)..
rivalitas diantara mereka tanggalkan, dan boom! kalian liat sendiri kemarin bagaimana mereka "mengorganisir" diri, baik dari pra hingga pasca aksi.
Sepertinya, para supporter di Indonesia mulai perlu bersatu untuk membentuk aksi kolektif guna menyuarakan apa yang perlu disuarakan, di Jogja terbukti untuk setidaknya melakukan perlawanan, bahkan hingga dinihari.
Skill adaptif para supporter ini di atas rata-rata, dengan polemik dan segala hiruk pikuknya, mereka tetap bisa lewati
mengapa supporter bola merupakan elemen yang supperior? jika ditilik dari percakapan Pangeran dan Zen Rs ada benarnya
>Suporter secara konsisten melakukan kerja-kerja kolektif setiap minggu, jauh lebih intens dibanding banyak kelompok masyarakat sipil lainnya
>Hal ini mencakup urusan logistik yang kompleks seperti mengatur transportasi untuk away days (melintasi daerah konflik atau berurusan dengan biaya), berkoordinasi dengan sesama anggota, hingga manajemen rute perjalanan
>Kelompok suporter memiliki kesadaran kolektif yang sangat tajam dalam mengelola dinamika di stadion. Mereka memiliki cara sendiri untuk menjaga solidaritas dan menjalankan aksi di tribun, termasuk taktik untuk membawa atribut (seperti flare atau spanduk) melewati pemeriksaan keamanan yang ketat
>Tidak seperti kelompok lain yang mungkin memerlukan stimulus finansial atau instruksi top-down, suporter bergerak berdasarkan common identity (identitas bersama). Mereka memanfaatkan waktu luang mereka untuk kepentingan yang mereka sadari sendiri
>praktik seperti ini menciptakan sistem jaringan yang tulus dan sulit dikontrol oleh pihak eksternal karena tidak adanya "tanah perjanjian" atau janji imbalan formal di luar kecintaan terhadap klub
setuju dengan perkataan Zen Rs tentang masyarakat sipil yang ingin membentuk front pergerakan, tapi masih belum melirik supporter, maka perlu diperhitungkan ulang.
Rentetan aksi Gen Z ini bisa jadi bahan Gen X seleksi calon menantu.
“Where were you when aksi #ReformasiDikorupsi, #PeringatanDarurat, #IndonesiaGelap sampai #IndonesiaSadar?
Imagine this in 2029 but with 02 supporters.








































