( Selamat sore, penulis. Apakah relasi ini sudah terisi? )
Replying to @ShoutOCs
ㅤ
LUNA.xn--b5h
Mencari seorang tuan yang bersedia untuk menulis cerita masa lalu yang nantinya akan termasuk dalam relasi krusial.
Ketentuan dan cerita singkat sudah saya lampirkan. Bila berminat dan ingin berdiskusi, dapat hampiri saya. Terima kasih.
ㅤ
Gilar. retweeted
you collect scars because you want proof that you are paying for whatever sins you've committed.
| Eh?
Replying to @shadowedstreet
(cont.) hanya menukar tiket dan mengambil beberapa merchandise. Ah, ada satu hal konyol saat itu. Agaknya ada satu member yang kebetulan memiliki wajah sedikit mirip dengan … Hoshino Keita. Itulah mengapa Daiki bisa membawa cheering kit milik KAI. Sungguh (cont.)
Gilar. retweeted
i want to kiss you. not on your mouth, but on your most secret scars, your ashy black and journeyed knees, your ring finger, the trigger finger, those hands the world fears so much.
Gilar. retweeted
i will do whatever it takes to protect you, even if i must sacrifice myself ; for there is no universe if you are not in it.
+ Keita … sangat erat. Seketik napasnya tertahan, tetapi detak jantungnya semakin cepat dan semakin terasa jelas sebab jarak yang terpangkas.
Pergi? Sama sekali tidak terpikirkan oleh Keita. Yang dia pikirkan hanyalah bagaimana bisa membawa Daiki pulang ke kediamannya. +
+ “Daiki-kun!” Keita kelepasan, tetapi tubuhnya spontan mendekat dan menangkap Daiki agar tidak terjatuh ke tanah. Berutung sekali masih ada Keita. Jika tidak, mungkin Daiki sudah terbentur tanah.
Keita mendekap erat tubuh Daiki, dengan jantung yang berdegup lebih kencang. +
+ Jarak antara wajah mereka pun hanya tersisia beberapa sentimeter hingga Keita bisa rasakan napas Daiki. Keita mencoba menepuk-nepuk pipi Daiki untuk menyadarkannya.
++ @deerahunter.
Gilar. retweeted
you won't cry for my absence, i know. you forgot me long ago. am i that unimportant? am i so insignificant? isn't something missing? isn't someone missing me?
+ bertanya-tanya siapa yang baru saja disebut. Lalu mungkinkah Daiki sedang punya masalah dengan Asakura Kankurou sampai-sampai memutuskan untuk mabuk? Mungkin … Keita tidak bisa langsung dapatkan jawabannya sebab kesadaran pemuda di dekapannya itu sudah nyaris hilang. Setelah +
+ ini, misinya adalah membawa Daiki keluar dari sini dan kembali ke kediaman.
Keita membantu Daiki dan menuntunnya keluar dari bar terlebih dahulu.
++ @deerahunter.
+ liquor yang masuk ke dalam tubuh Daiki, Keita yakin pemuda itu akan semakin tidak karuan. Maka, Keita membebaskan gelas kecil itu dari genggaman Daiki. Sementara satu tangan lainnya dibebaskan dari pipi Daiki, “Kau sudah mabuk…”
Apapun yang terjadi setelah ini, Keita +
+ hanya ingin Daiki berhenti minum. Keita ingin membawa Daiki segera kembali ke kediamannya agar tidak terjadi sesuatu yang lebih buruk. Mungkin cairan alkohol bisa membantu tenangkan pikiran Daiki, tapi Keita tahu itu tidak baik bagi tubuh.
++ @deerahunter.
+ tinggi sehingga bisa minum banyak tanpa mabuk. Namun, dia sengaja menolak. Tujuan utamanya datang ke bar adalah menjaga Daiki.
“Karasawa-san,” ucap Keita sedikit kencang karena suara musik tiba-tiba menjadi semakin keras. Keita sadar bahwa Daiki tidak mampu mengenalinya +
+ saat itu. Pun Keita bersyukur karena Daiki tidak langsung kabur——menghadapi orang asing.
Perlahan tangan Keita berpindah ke pipi dan menepuk pelan, “Karasawa Daiki.”
++ @deerahunter.






