Pinned Tweet
[THREAD]
Merangkum tempat makan dan juga tempat nongkrong gue dan Leo. Siapa tau membantu para kalian kalo bingung mau makan atau nongkrong. Karena gue dan Leo begitu wkwk
ユニ retweeted
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭 😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭😭
😭😭😭😭😭😭😭😭
Romo Magnis hendak cerita kepada kami,
sembari ditemani air putih.
Silakan Romo kita ngobrolnya sembari makan siang, saya menawari beliau nasi kuning dan snack
"Sudah lama saya tidak makan siang", ujarnya.
Bagaimana kabarnya Romo? salah satu teman ngobrol bertanya.
"Ya puji syukur saya masih hidup"
Hahaha, tentu saja kami tertawa.
Lalu beliau bercerita. Siang itu romo mengnakan batik sederhana, lengan pendek. Arloji di tangan kirinya, dan tongkat yang diletakkan dekat dirinya.
"Falsafah Jawa itu mengutamakan keselarasan".
Bagaimana itu maksudnya Romo?
"Dalam pewayangan, misalnya ada kaum ksatria yang baik budi, seperti Pendowo. Juga ada kaum Kurowo yang dikisahkan memiliki sifat jahat. Dalam kisah lain ada juga kaum Raksasa. Rahwana itu buruk, tapi Kumbokarno yang selalu tidur, raksasa ini malah membela kebenaran. Padahal dia adik Rahwana."
Romo dengan perlahan, suaranya pelan, bicara soal pewayangan. Kami menyimak dengan seksama.
"Jangan lupakan dalam pewayangan Jawa, ada tokoh penting yang bukan dari kalangan ksatria maupun raksasa, atau dewa dewa. tokoh ini adalah wujud dari rakyat jelata. Namanya Punakawan."
Kami terus menyimak. Romo lebih senang jika yang bertanya ada di sisi kiri beliau. Telinganya masih mendengar dengan baik dibantu alat. Untuk telinga kanan, katanya sudah sama sekali tak mendengar.
"Jangan pakai loud speaker, saya justru sulit mencerna"
Kami pun akhirnya menggunakan lisan ala kadarnya yang volumenya kami besarkan, tanpa pelantang suara, ketika bertanya atau menanggapi beliau.
"Saya sedih. Dulu saya diberi wejangan oleh senior saya di Jesuit: tugas kamu sebagai pastor adalah: dengar, dengar, dan dengar jemaat kamu. Sekarang saya malah sulit dengar. Lebih mudah bicara, bicara, dan bicara."
Kembali ke soal punakawan, Romo meneruskan:
"Punakawan pun demikian, ada sisi gelap dan terang. Wujud rakyat yang lucu, kadang bicaranya ngelantur, tapi jujur. Gareng, Petruk, dan terutama Semar. Di sisi gelap ada togog, misalnya."
"Nah hebatnya punakawan adalah, para ksatria menganggap punakawan itu penting, Mereka selalu didengar keluh kesahnya, lontaran omongannya. bahkan Semar dianggap bagian dari Punakawan yang bisa memberikan nasehat kepada para Ksatria".
Kami angguk-angguk mendengar cerita beliau,
"Saya ingat, kalau tidak salah tahun 1997, saya diajak Aristides Katoppo, dari Sinar Harapan, menjenguk sahabat kami Pak Boediarto. Rumahnya hanya beberapa meter dari candi Borobudur. Saya berangkat ke Adisucipto, lalu naik taksi ke Magelang.
Malam itu ada acara ruwatan. Pak Boedi sakit keras dan kami berkumpul untuk menyaksikan acara ruwatan sekaligus pertunjukkan wayang dengan lakon Semar Kuning".
Lanjutnya,
"Saya kaget ternyata disana berkumpul lebih dari 30 tokoh yang berseberangan dengan Soeharto. Saya kenal betul sosok-sosok ini. Semuanya kok kumpul disini? Pak Boedi sendiri sakit dan terbaring di kamarnya. Saya hadir untuk menjenguk, ruwatan, melihat lakon Semar Kuning, dan tentu saja berkesempatan saling ngobrol membicarakan banyak hal, termasuk kondisi negara ini."
"Nah ini ada hal menarik..."
Kami pun terus mendengarkan beliau yang suaranya makin sayup sayup.
"Beberapa bulan kemudian, saya diberi tahu oleh Aristides. Tau tidak beberapa bulan lalu kita diundang ke Rumah Boedi? katanya. Ya tentu saja, kan bersama kamu, saya jawab. Tahu, siapa yang membiayai?
Untuk itu saya tidak tahu sama sekali
Lalu Aristides beritahu saya: Itu semua, kita kumpul di rumah Pak Boedi, kita makan malam, ada ruwatan, pertunjukkan wayang, semuanya dibiayai oleh Pak Harto..."
Wah tentu saja saya kaget. Bagaimana mungkin kami yang sering berseberangan dengan Pak Harto, lebih banyak mengkritik dia, apalagi kumpul semua yang oposisi ini, malah dibiayai.
itulah kompleknya manusia Jawa"
Saya yang takzim mendengarkan tentu saja ikut kaget.
Saya lalu bertanya, bagaimana dengan Prabowo Romo?
Singkat, padat dan jelas dijawab beliau.
"Dia sama dengan yang dialami saya"
Apa Romo?
"Sulit mendengar.."
ユニ retweeted
Ampuni kami ya Tuhan, sebab kerap kali mengumpat lebih ringan ketimbang memuji Nama-Mu 😭😭😭🙏🙏🙏
ユニ retweeted
Yesus Kristus kalo datang ke 2x pun pasti turunnya di Indonesia dulu.
Chaos bamget ini negara njir
ユニ retweeted
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.
ユニ retweeted
gue cukup pede untuk bilang bahwa gue “mampu”. ada privilege dari pekerjaan gue sebagai musisi—yang, puji tuhan—berhasil dan uangnya lebih dari cukup.
akhir-akhir ini gue merasa terdampak dengan kenaikan harga barang-barang karena rupiah yang melemah.
kalau gue aja terdampak, gue gak kebayang kalian bakal gimana. serem.
bener kata tu orang. ikan busuk dari kepala. bawahnya mau diapain pun gak akan guna, karena yang busuk dia sendiri.
Anjay pride ga lu sebagai warga mjl? @aseprhmtllh
Prabowo Subianto has approved a U.S. Secretary of War plan to turn Kertajati International Airport into Asia’s main C-130 Hercules military aircraft maintenance hub.
(tempo.co/politik/kertajati-j…)
ユニ retweeted
dispill di twitter ❎️
dispill di Gereja ✅️😭🙏🏻
sebut nama loh wkwkwk. semangat ya tante, ku aminkan kenceng tadi 🙏🏻






























