Batas Air retweeted
Kita semua anak-anak Allah, meski berbeda keyakinan.
Yang satu berdoa di gereja, yang lain di masjid, pura, atau vihara.
Tapi jangan sampai merasa paling dekat dengan Tuhan, justru paling jauh dari sesama.
Tuhan tidak pernah meminta kita membela-Nya dengan membenci anak-anak-Nya. ๐
โBerbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.โ (Mat. 5:9)
Batas Air retweeted
BANK MNC DIAMBANG PAILIT
NASABAH BANK MNC KESULITAN MENARIK UANG SENDIRI, PENARIKAN DISEBUT DIBATASI RP2 JUTA PER HARI!
Wak, ini persoalan serius yang tidak boleh dianggap sepele.
Seorang nasabah mengaku kecewa setelah mengalami kesulitan menarik uang miliknya sendiri di Bank MNC. Menurut pengakuannya, pihak bank membatasi penarikan saldo maksimal hanya Rp2 juta per hari.
Bayangkan kalau seseorang menyimpan uang untuk kebutuhan darurat, biaya pengobatan, membayar kewajiban, atau kebutuhan keluarga yang mendesak. Ketika uang itu dibutuhkan, ternyata tidak bisa diambil sekaligus karena ada pembatasan penarikan.
Pertanyaannya sederhana wak, kalau uang tersebut milik nasabah, mengapa nasabah justru harus kesulitan mengakses dananya sendiri?
Memang, bank dapat menerapkan batas transaksi berdasarkan jenis rekening, kanal penarikan, ketentuan keamanan, maupun kondisi tertentu. Namun, pembatasan seperti ini harus dijelaskan secara transparan sejak awal. Nasabah berhak mengetahui dasar kebijakannya, alasan penerapannya, serta mekanisme untuk mengakses dana ketika membutuhkan jumlah lebih besar.
Jangan sampai nasabah baru mengetahui adanya pembatasan ketika sudah berada dalam situasi mendesak.
Kepercayaan adalah fondasi industri perbankan. Orang menyimpan uang di bank karena berharap dananya aman sekaligus dapat diakses sesuai ketentuan yang berlaku. Jika proses penarikan justru menimbulkan ketidakpastian, wajar apabila kepercayaan nasabah ikut dipertanyakan.
Bank MNC perlu memberikan penjelasan terbuka:
1. Apakah batas penarikan Rp2 juta per hari berlaku untuk seluruh nasabah atau hanya jenis rekening dan kanal transaksi tertentu?
2. Apa dasar kebijakan pembatasan tersebut?
3. Apakah nasabah bisa menarik dana dalam jumlah lebih besar melalui kantor cabang?
4. Bagaimana prosedur pencairan dana untuk kebutuhan darurat?
5. Apakah kebijakan ini sudah disampaikan secara jelas kepada nasabah sejak pembukaan rekening?
OJK juga perlu memastikan bahwa hak nasabah tetap terlindungi dan setiap pembatasan transaksi memiliki dasar yang jelas.
Jangan sampai masyarakat diminta percaya kepada bank, tetapi ketika hendak menggunakan uangnya sendiri justru dipersulit.
Bank bukan hanya tempat menghimpun dana masyarakat. Bank juga memiliki tanggung jawab memberikan layanan yang transparan, aman, dan dapat diandalkan.
Nasabah bukan sedang meminta uang orang lain. Mereka hanya ingin mengakses dana miliknya sendiri sesuai hak dan ketentuan yang berlaku.
Kalau pengalaman seperti ini dibiarkan tanpa penjelasan yang memadai, jangan heran ketika nasabah memilih kehilangan kepercayaan.
Kepercayaan nasabah dibangun bertahun-tahun, tetapi bisa runtuh hanya karena satu pengalaman ketika mereka membutuhkan uangnya sendiri.
Batas Air retweeted
"BUKTIKAN BAHWA KAMI TIDAK BOLEH AKSI DISINI, BUKTIKAN SECARA HUKUM. KITA BICARA SECARA HUKUM, TAPI BAPAK TIDAK PUNYA DASAR."
guys kakak ini sedang memasaaaak ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
Batas Air retweeted
#intinyadeh
> Humanies Project bikin program "Sekolah Aman Asap" di Palangka Raya
> Ngajuin surat ke 2 sekolah. Kepala sekolah setuju
> Bantuan alat2 dikirim, diinstalasi 22 Okt
> 27 Okt dpt kabar: Dinas Pendidikan Kalteng nyuruh program ditangguhkan, alat diminta diambil lg
Batas Air retweeted
ORANG BRAZIL SPILL CARA MENGHADAPI BUZZER
โJANGAN BERI RUANG SEDIKIT PUN UNTUK MEREKAโ
Jangan ditonton. Jangan diklik. Jangan diladeni. Jangan diperdebatkan. Bahkan jangan dikomentari.
Kendalikan algoritma. Jangan biarkan mereka mengendalikan perhatian kita.
๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ๏ฟผ
Batas Air retweeted
Vibes orba nya bener2 mulai berasa. Disemua sosmed kita dibungkam
โ ๏ธSARANโ ๏ธ
Kalo udah beberapa orang yg udah kena teror karena bersuara. Ada baiknya sebelumnya bikin komunitas dulu biar terorganisir, kalo main sendiri2 atau individual maka gampang ditekan
Yuk warga jaga warga
Batas Air retweeted
Sebanyak tujuh anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendadak dimutasi gak lama setelah menangkap tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra saat pesta narkoba di sebuah hotel kawasan Ketintang, Surabaya...
Pemindahan tugas tujuh anggota kepolisian tersebut tertuang dalam surat telegram nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober 2026... surat itu ditandatangani langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan...
Mutasi juga menyasar jajaran bintara yang ikut terjun langsung dalam penangkapan tiga anggota DPRD dari Gerindra tersebut, yakni Aiptu Sri Ismanto dan Aiptu Anton Yuniarso dipindah tugas ke Polsek Tegalsari, Aipda Rico Pramana digeser ke Polsek Tambaksari, dan Bripka Rangga Pinileh dimutasi ke Polsek Genteng...
Turunnya jabatan para anggota kepolisian di Polrestabes Surabaya menjadi ke tingkat polsek ini mendapat sorotan dari Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso... dia menduga kuat ada campur tangan pihak luar di balik keputusan tersebut...
"Ini ada potensi memang [dugaan] intervensi. Memang penangkapan tiga anggota DPRD tersebut kan terpublikasi dan tentu membuat malu. Tapi itu kan konsekuensi dan menurut saya harus dipublikasikan," kata Sugeng saat dikonfirmasi, Minggu (1/11)...
Batas Air retweeted
Sebuah akun yg mempost tentang:
"PRABOWO LENGSER GW KASIH PREWEDDING GRATIS, BUAT 5 PASANGAN YG TURUN DEMO"
Rumahnya & rumah keluarga besarnya digeruduk orang yg mengaku utusan dari POLDA.
โโโโโโโโโโ
Gk asyiik banget jir, masa post gitu doang digruduk, giliran yg beneran genting kgk digruduk.
ANEHH LU wok wok.๐น
Batas Air retweeted
pantesan duit ngga beredar di masyarakat, duitnya aja disimpen ampe segunung di apart
Batas Air retweeted
TURUT PRIHATIN ATAS KEJADIAN YANG DIALAMI PARA SANTRIWATI. APAPUN ALASANNYA, DUGAAN INTIMIDASI SAAT PENGGELEDAHAN HARUS TETAP DIUSUT. ANAK-ANAK BERHAK MERASA AMAN, BUKAN MALAH KETAKUTAN
Batas Air retweeted
Jadi ideologi prabowo adalah ideologi kaum BORJUIS, apa itu? Mau enak sendiri, ga mau Susah... dan paduan kalimatnya Elu Kerja sendiri, udah sukses, punya duit, elu Bagi gue, tiap keringat lu ada jatah gue, jika elu hasilkan beras 10 karung, 2 karungnya setor ke gudang gue, supaya gue bisa Belanjain duitnya
Untuk itulah dia perlu kendalikan semua elemen agar jangan rewel
Darimana saya melihat itu? Dari Pattern nya / Patron nya / Pola nya jelas, seperti Penanganan banyaknya Bencana di negeri ini yang ga pernah selesai, dibiarkan selesai sendiri, bahkan menolak bantuan / dibantu, sementara Pemerintah sendiri tidak pernah mampu optimal menanganinya (pagu BNPB sangat Kecil) untuk menjamin perlindungan dan keadilan sosial, sehingga Nyata Penderitaan itu ada dimana?
Rakyat disuruh berjuang sendiri ("urus diri sendiri / kapitalis murni"), tapi dimanipulasi dengan kemasan Bergotong Royong lah (hanya sesama rakyat saling membantu). Negara enggan repot menjamin kesejahteraan, modal, atau perlindungan sosial yang layak.
Mau hidup, mau sukses, ya banting tulang sendiri di tengah kerasnya pasar bebas.
Giliran panen atau sukses, langsung ditarik upeti ("setor ke gudang gue")
Begitu rakyat berhasil menghasilkan sesuatu atau punya aset/uang, di situlah mesin birokrasi dan kekuasaan nagih bagian.
Keringat rakyat diperas lewat berbagai instrumen pungutan atau kebijakan fiskal, yang hasilnya kemudian dikelola dan dibelanjakan sesuai selera lingkaran elit di atas.
Makanya semua elemen harus dikendalikan ketat ("supaya nggak rewel")
Karena sistem seperti ini sejatinya tidak adil dan pincang, ia butuh kontrol totaliter ala komando.
Buruh, serikat, dan elemen masyarakat dipasangi figur pengendali dari ring satu agar tidak ada yang protes, tidak ada yang melawan, dan mesin "penyetoran" bisa terus berjalan mulus tanpa gangguan.
Paduan yang sempurna antara beban hidup dilepas ke pasar bebas (kapitalis) tapi penghisapan dan kekuasaannya dijalankan dengan kontrol total (otoriter), demi kenyamanan segelintir kaum borjuis penguasa, ini adalah potret paling dari "sistem banci" (Bukan itu juga Bukan yang Ini)
Borjuis suka BAKAR DUIT daripada alih-alih mensejahterakan Rakyat.
๐
Batas Air retweeted
Dimana Bakar Duitnya? Nih gue kasih datanya...
Udah kayak PESTA SEX BEBAS nih... ๐คฃ PAKE DUIT MERTUA
โNih, daftar tandingan program yang bikin kepala senot-senot karena nabrak fungsi yang udah ada...
โSektor Pendidikan & Kaderisasi:
๐น๏ธโUdah ada sekolah negeri/swasta konvensional, dibuat lagi program "Sekolah Rakyat".
๐น๏ธโUdah ada sekolah reguler, dibuat lagi konsep "Sekolah Terintegrasi".
๐น๏ธโUdah ada Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional), mau dibikin lagi "Sekolah Pertahanan".
๐น๏ธโUdah ada IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) buat cetak birokrat, masih bikin lagi jalur-jalur "Sekolah Calon Pejabat".
โSektor Pangan & Konsumsi Harian:
๐น๏ธโUdah ada kantin sekolah dan warung/UMKM lokal di sekitar sekolah, diguyur program "MBG" (Makan Bergizi Gratis) yang sentralistik.
๐น๏ธโUdah ada warung kelontong rakyat, pasar tradisional, dan minimarket swasta (Indomaret/Alfamart), malah dibikin "Kopdes/KDMP" yang jualan ritel sembako juga buat head-to-head langsung di gang-gang kampung.
โSektor Kesehatan:
๐น๏ธโUdah ada Puskesmas yang dibiayai negara buat layanan preventif & kuratif dasar masyarakat, sekarang Kopdes/KDMP mau dijejelin "Klinik" tandingan yang otomatis bikin bentrok layanan dan perebutan klaim BPJS di tingkat akar rumput.
โSektor Jasa Keuangan & Logistik (Tambahan):
๐น๏ธโUdah ada bank himbara, BPR, agen laku pandai (BRILink/Mandiri Agen), sampai koperasi simpan pinjam swadaya, Kopdes/KDMP masih mau nyerobot masuk jadi "Bank Desa" dan hub logistik.
โSemua entitas yang ada pakai suntikan dana APBN, tapi disuruh tarung bebas head-to-head ngerebutin porsi pasar yang itu-itu jugaโbahkan nabrak lapak pedagang kecil, swasta murni, sampai fasilitas publik eksisting yang dari dulu sudah berfungsi.
Kalau udah gini, yang bobol bukan cuma anggaran fiskal negara, tapi tatanan ekonomi bawah yang tadinya adem ayem malah dipaksa chaos berjamaah.
โAda lagi sektor lain yang kelewat? Silakan dilanjut kalau masih ada yang kurang.
Jadi ideologi prabowo adalah ideologi kaum BORJUIS, apa itu? Mau enak sendiri, ga mau Susah... dan paduan kalimatnya Elu Kerja sendiri, udah sukses, punya duit, elu Bagi gue, tiap keringat lu ada jatah gue, jika elu hasilkan beras 10 karung, 2 karungnya setor ke gudang gue, supaya gue bisa Belanjain duitnya
Untuk itulah dia perlu kendalikan semua elemen agar jangan rewel
Darimana saya melihat itu? Dari Pattern nya / Patron nya / Pola nya jelas, seperti Penanganan banyaknya Bencana di negeri ini yang ga pernah selesai, dibiarkan selesai sendiri, bahkan menolak bantuan / dibantu, sementara Pemerintah sendiri tidak pernah mampu optimal menanganinya (pagu BNPB sangat Kecil) untuk menjamin perlindungan dan keadilan sosial, sehingga Nyata Penderitaan itu ada dimana?
Rakyat disuruh berjuang sendiri ("urus diri sendiri / kapitalis murni"), tapi dimanipulasi dengan kemasan Bergotong Royong lah (hanya sesama rakyat saling membantu). Negara enggan repot menjamin kesejahteraan, modal, atau perlindungan sosial yang layak.
Mau hidup, mau sukses, ya banting tulang sendiri di tengah kerasnya pasar bebas.
Giliran panen atau sukses, langsung ditarik upeti ("setor ke gudang gue")
Begitu rakyat berhasil menghasilkan sesuatu atau punya aset/uang, di situlah mesin birokrasi dan kekuasaan nagih bagian.
Keringat rakyat diperas lewat berbagai instrumen pungutan atau kebijakan fiskal, yang hasilnya kemudian dikelola dan dibelanjakan sesuai selera lingkaran elit di atas.
Makanya semua elemen harus dikendalikan ketat ("supaya nggak rewel")
Karena sistem seperti ini sejatinya tidak adil dan pincang, ia butuh kontrol totaliter ala komando.
Buruh, serikat, dan elemen masyarakat dipasangi figur pengendali dari ring satu agar tidak ada yang protes, tidak ada yang melawan, dan mesin "penyetoran" bisa terus berjalan mulus tanpa gangguan.
Paduan yang sempurna antara beban hidup dilepas ke pasar bebas (kapitalis) tapi penghisapan dan kekuasaannya dijalankan dengan kontrol total (otoriter), demi kenyamanan segelintir kaum borjuis penguasa, ini adalah potret paling dari "sistem banci" (Bukan itu juga Bukan yang Ini)
Borjuis suka BAKAR DUIT daripada alih-alih mensejahterakan Rakyat.
๐










































