div retweeted
Kita bikin KPK, kewenangannya luar biasa. Mirip ICAC Hong Kong. Tapi begitu mau bersihin polisi korup, KPK nya diserbu & dilemahkan. Orang-orang baiknya disingkirin. Sekarang kondisi KPK ya gitu deh. Udah dianggap kantor cabang di Kuningan. Indonesianya gimana? Ya tetap medioker
div retweeted
Jadi gaes, kalau mau benerin negara rumusnya gampang. Terapin ketentuan illicit enrichment alias kalau penyelenggara negara & penegak hukum punya kekayaan melebihi profil penghasilan resminya, negara harus merampas harta mereka sekaligus memidanakan mereka kalau didapat dg korup
div retweeted
The cost of bad leadership is good people leaving. Some leave physically, others leave by caring less.
div retweeted
Apa kabar orang-orang yang dulu ngeributin penyadapan oleh KPK??? Ternyata oh ternyata...
Anyway-busway, di negeri ini ada lembaga/institusi yang nggak punya kewenangan menyadap tapi sejak lama punya alat sadap lho!
div retweeted
Warga, tarik napas dulu..Kurang2in ribut internalnya.
Kalo para elite udah mulai saling buka front, kita perlu lebih jeli baca situasi. Di situasi kayak gini, warga biasa sering jadi pihak yg paling rentan kena imbas. Kita yg paling gampang dikorbanin, diadu domba, dan dijadiin tumbal kepentingan.
Jadi, simpen dulu energinya buat hal2 yg lebih strategis. Perbanyak konsolidasi, bangun komunikasi, perluas jaringan, dan perkuat barisan.
div retweeted
Memang harusnya penyadapan tidak boleh sembarangan, krn melanggar HAM. Harus ada tujuan penegakan hukum, batas waktu, dan bisa diaudit oleh lembaga yg berwenang. Skrg memang kayak hukum rimba aja,nyaris semua “institusi otot” punya alat sadap sendiri dan menyadap suka2 aja.
div retweeted
Kalian bisa dg mudah tahu betapa korupnya penegak hukum kita, dari cara mereka menggelar resepsi pernikahan mewah anak-anaknya. Hahaha. Sebenarnya kalian tu sadar, ga mungkin mereka bisa melakukan itu dgn gaji resmi dari negara. Tapi ya selama ini kita diam aja, maka rusak negara
div retweeted
Lu bisa kebayang betapa korupnya penegak hukum kita itu cuma dari ke mana mereka menyekolahkan anak-anaknya. Gaji penegak hukum di Indonesia, tapi anak-anaknya bisa kuliah di Amerika atau Eropa. Bukan pake beasiswa ya. Pake biaya sendiri! Kebayang kan seberapa besar duit mereka
div retweeted
Listyo Sigit, Kapolri terlama, pernah mendapat bintang mahaputra, dipuji oleh Presiden karena bisa mengerahkan POLRI menanam jagung, bahkan oleh pimpinan Komisi III disebut polisi terbaik sepanjang sejarah ternyata jadi TSK sebagai pelaku kejahatan terjahat di sepanjang sejarah POLRI yakni menyadap kepala negaranya sendiri. Gilaaaa.
Dalam hal tertentu kita mencatat Presiden Prabowo bisa tegas. Selain Listyo Sigit, ada juga Dadan Hidayana yg dulu selalu dibela dan dipuji-puji oleh Presiden akhirnya digelandang ke pengadilan karena kasus korupsi gila-gilaan di program MBG.
Febrie Adriansyah yang katanya algojo koruptor dan merupakan orang kepercayaan Prabowo akhirnya dikirim ke pengadilan karena dakwaan korupsi di atas korupsi. Banyak lagi contohnya.
Jadi jangan keterlaluan berkorupsiria dan melakukan pengkhianatan, misalnya karena merasa sok dekat dengan Presiden Prabowo. Kalau Anda keterlaluan, ditindak tegas juga kan? Ayo, Pak Presiden, gembirakan rakyat dengan ketegasan yang lebih banyak lagi.
div retweeted
Setelah ini Prabski bakal makin paranoid, makin represif.
div retweeted
Gw baru akan percaya kalau negara ini menerapkan ketentuan Illicit enrichment. Penyelenggara negara dan penegak hukum yg kekayaan dan asetnya melebihi profil penghasilan resminya, bisa diusut dan diadili lalu harta haram mereka dirampas utk negara, baru gw percaya ada masa depan
div retweeted
Kalau penyelenggara negara dan penegak hukum yang harta kekayaan dan asetnya melebihi profil penghasilan resmi mereka, tetap dibiarkan tanpa dijerat hukum, ya mau ada gegeran apa pun, gw anggap sebagai drama-drama politik negara dunia ketiga yang gak akan maju peradabannya
div retweeted
Zaman bersiap:
1. Harga terus naik, pekerjaan sulit.
2. Krisis lingkungan dan bencana merata.
3. Daerah diperlakukan tak adil.
4. Militerisme merajelela.
5. Pejabat dan kebijakan makin ngawur.
6. Represi dan persekusi terus terjadi.
7. Partai politik membisu tak berfungsi.
8. Sentimen global terus merosot.
9. Skandal politik (kasus ijazah).
10. Elit mulai adu otot secara terbuka.
#ResetIndonesia
div retweeted
Polisi itu punya tugas peradaban. Selama polisi bersih, maju peradaban sebuah negara. Kalau sebuah negara modern peradabannya belum maju, ya lihat saja kepolisiannya
div retweeted
Is there any point in having “sustainable” palm oil certification if the land is still burning?
A great piece by @aik_arif
kompas.id/artikel/di-balik-a…
div retweeted
customer bayar, customer dapat pelayanan, customer boleh kasi kritik dan saran via google review.
Rakyat bayar pajak, rakyat dapat pelayanan dari pejabat, rakyat boleh kasi kritik dan saran via medsos.
orng yg dibayar ttp harus bekerja baik meski ga dapat pujian.
div retweeted
🇮🇩 Hundreds of Indonesians gathered in central Jakarta to protest against economic hardship, graft and the government's handling of devastating wildfires causing toxic haze that has sickened thousands.
➡️ u.afp.com/SypV




















