Museum Nganjuk (@museewan) header
Museum Nganjuk (@museewan) profile picture

Ya Allah lindungi mimus

Joined January 2011
Photo by Museum Nganjuk (@museewan)Photo by Museum Nganjuk (@museewan)Photo by Museum Nganjuk (@museewan)Photo by Museum Nganjuk (@museewan)Photo by Museum Nganjuk (@museewan)Photo by Museum Nganjuk (@museewan)Photo by Museum Nganjuk (@museewan)Photo by Museum Nganjuk (@museewan)Photo by Museum Nganjuk (@museewan)Photo by Museum Nganjuk (@museewan)
Y thx
Some gifts are too sweet to be forgotten. They deserve a gentle place in the museum, a soft spot where their story can be kept forever, preserving the little memories that make them special. padlet.com/taesannann/for-mi…
1
178
Museum Nganjuk retweeted
Brackets.xn--6ii “Kini, ada empat koral yang mulai tumbuh dan bernapas di dasar samudera atas nama Chroniclers, Bastien Renoir, Irjangga Matisse, dan Samuel Cezanne. Mereka adalah simbol keseimbangan yang tenang; tumbuh perlahan, melewati waktu yang panjang, hingga akhirnya menjadi pondasi bagi kehidupan di sekitarnya. Persis seperti Musée 01 yang selama ini perlahan terisi oleh makna, cerita, dan hal-hal berharga yang Mimus ajarkan kepada kami. Sebuah tempat yang tidak hanya sekadar berdiri, tapi juga memberi ruang bagi setiap jiwa untuk tumbuh dengan cantik. Kami ingin dedikasi kalian tidak hanya menetap di ingatan kami, tapi juga tetap hidup dan bernapas di dasar samudera. With care and love, we hope these corals will be returned to the oceans as a legacy. Biarkan alam bernapas dan dicintai, sebagaimana kalian selalu merayakan kehadiran kami di sini setiap harinya.”
1
3
1
2
739
INI APA?
“Namun, kami merasa satu apresiasi saja tidak akan pernah cukup untuk merangkum semua kenangan yang sudah kita bangun bersama di sini. Untuk itu, izinkan kami mempersembahkan hadiah kedua—sesuatu yang akan terus hidup dan tumbuh sebagai simbol dari Musée 01: “Musée 01: Breathing in Everblue”
1
171
UHUYY SIAPA TUH
“Malam ini, Museum One kedatangan bintang tamu spesial yang sudah siap membuat panggung ini terasa semakin bermakna.” Suasana langsung bergemuruh oleh tepuk tangan dan sorakan yang semakin ramai. Rasa penasaran seolah menggantung di udara, menanti siapa yang akan segera muncul.
106
Terharu🥺
“Gimana perasaan kalian setelah speech dari kedua perwakilan kita tadi? Penuh haru, ya. Jujur aja, aku masih agak sedih.. tapi jangan khawatir!” Ashey memberi jeda singkat, membiarkan para Chroniclers larut dalam rasa penasaran. Sebelum akhirnya melanjutkan,
1
85
Museum Nganjuk retweeted
Ashey tersenyum hangat sesaat setelah Andrew menyelesaikan kalimatnya. Hatinya seolah masih tertinggal di sana—di momen ketika Rue dan Dane dengan tulus mengungkapkan seluruh isi hati mereka untuk kita semua.
1
1
1
173
Museum Nganjuk retweeted
Setelah menata kembali perasaannya, ia melangkah sedikit ke depan. Sorot matanya seolah masih sembab, sebelum akhirnya menyapa dengan lembut, ㅤ ㅤ ㅤ ㅤ ㅤ
1
1
1
148
Museum Nganjuk retweeted
“Selamat malam, semuanya! Kembali lagi bersama Ashey di sini.” Ia berhenti sejenak, senyum manisnya tetap terukir sambil menatap ke arah Chroniclers, seolah memastikan setiap dari mereka merasa disapa.
1
1
1
187
Mas mc dri awal acara sampe malem kok masih cakep aja
Keduanya kembali ke podium dengan bungkukan sopan sebagai tanda apresiasi. “Terima kasih banyak untuk @kyyin dan @hrtzwavdanee atas pesan-pesannya yang sangat menyentuh. Semoga kita tetap bisa menjalin komunikasi dan pertemanan yang erat setelah ini, di mana pun kita berada.” Andrew tersenyum, menyelesaikan ucapannya.
1
44
Museum Nganjuk retweeted
"Aku sangat senang bisa menjadi bagian dari chroniclers! Dan tentunya aku yakin teman-teman lainnya juga merasakan yang sama! Karena semua chroniclers juga keren! Aku senang bisa berteman sama kalian semua di sini. Tetap temenan selalu, ya!?"
1
2
6
555
JANGAN NANGIS DD
"Tapi selain itu, aku mau mengucapkan banyak terima kasih untuk Mas bre, Abang Sajen dan juga Abang Icang yang sudah meluangkan waktunya dan juga tenaganya bareng kita selama lima minggu... Bahkan lebih! Huhuhu aku cinta sekali sama kalian!" Ucap Yasha sambil sedikit memelas.
1
36
Museum Nganjuk retweeted
"Sebelumnya aku mau mengucapkan terima kasih untuk para chroniclers yang menyempatkan waktunya untuk malam terakhir bersama rumah tercinta kita ini. Jujur saja, tadi aku sempat kepikiran mau kabur biar farewell dibatalkan. Karena siapa yang siap ditinggal rumah sekeren mimus!?"
1
2
2
297
Me aku gue🥺🥲
Yasha pun melangkahkan kakinya utnuk berdiri di tengah panggung sambil berusaha menyembunyikan rasa gugupnya. Ia pun tersenyum dengan manis dan menyapa. "Selamat malam, semuanya! Siapa yang sudah mulai meneteskan air mata nih?" Ucap Yasha sambil tersenyum malu.
60
Museum Nganjuk retweeted
Rue berhenti sejenak. Ia tersenyum ke arah seluruh ruangan, matanya sedikit berkaca, tapi senyumnya tetap hangat. “Once again… thank you for everythingg yaa” Ruangan kembali dipenuhi tepuk tangan. Rue melirik sejenak ke arah MC, dan menepi kesisi panggung.
1
3
13
1
1,384
Museum Nganjuk retweeted
Walaupun malam ini tuh fp. aku harap ini bukan bener-bener perpisahan. Bc after tonight. I hope nothing rlly changes between us. Aku harap kita masih saling interaksi yaa. Bc once a Chroniclers... always a Chroniclers, ritteee???
1
3
4
753
Museum Nganjuk retweeted
"OFC, the most special thanks to Chroniclers. Thank you for making this journey so beautiful, for every laugh, story, and moment we shared. Selama 5 minggu ini, we made memories, friendships, and this place feel like home. We made it, guys" ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
1
3
3
448
Museum Nganjuk retweeted
"Thank you for creating this home. Karena Mimus, kita belajar banyak hal & grow together in such a fun way. One of the most beautiful things about Musee01 is that you gave us a space to express ourselves through art, and I’m sure those moments will stay with us for a long time."
1
4
4
594
🥺
“Berdiri di sini rasanya campur aduk banget yaa. Ga percaya ternyata kita udah sampai di momen yang mungkin ga ada dari kita yang pengen hari ini tuh cepet-cepet dateng. But somehow… here we are, guys. DUH! Belum mulai banyak ngomong aja rasanya udah mau nangis...”
24
Manis banget kayak kolak
“Selamat malam semuanya, berdiri di sini sekarang rasanya sedikit deg-degan.” Rue berhenti sejenak, matanya menyapu ruangan yang penuh wajah familiar. Senyumnya makin hangat.
33