tum retweeted
Jogja Police Watch (JPW) melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam mengamankan aksi massa di kawasan Malioboro.
JPW menilai kepolisian melakukan pembiaran dan standar ganda yang mencederai prinsip penanganan keamanan secara humanis.
Aktivis JPW, Baharuddin Kamba, menyatakan bahwa pihaknya mendapati adanya indikasi kuat pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh aparat di lapangan.
Kritik ini mencuat setelah beredarnya rekaman video di media sosial yang menunjukkan sekelompok orang tak dikenal melakukan pelemparan terhadap massa aksi, namun justru mendapatkan perlindungan dengan berlindung di balik barikade aparat kepolisian.
"Dalam video yang beredar luas di media sosial terlihat sejumlah orang yang melakukan pelemparan terhadap massa aksi tapi justru berlindung dibalik barisan atau barikade polisi. Inikan aneh bin ajaib," ungkap Kamba, Kamis (29/10/2026).
JPW menyayangkan sikap aparat yang terkesan abai terhadap kelompok perusuh tersebut, sementara di sisi lain justru bertindak represif dengan memukul mundur massa aksi hingga kawasan Tugu Yogyakarta.
Kontras penanganan ini membuat JPW mempertanyakan komitmen dan janji Polda DIY dalam mengawal aksi secara humanis.
"Lantas, dimana janji Polda DIY yang mengamankan massa aksi secara humanis. Humanis terhadap siapa? Apa benar itu merupakan massa tidak dikenal?" cetus Kamba.
Sebagai langkah tindak lanjut atas dugaan pelanggaran SOP tersebut, JPW secara resmi mendesak sejumlah lembaga tinggi negara dan pengawas independen untuk segera turun tangan melakukan investigasi komprehensif di Yogyakarta.
"JPW mendorong Mabes Polri, Komisi III DPR RI, Komnas HAM RI maupun Kompolnas RI turun ke Yogyakarta untuk menyelidiki dugaan pelanggaran SOP yang dilakukan oleh Polda DIY dalam penanganan aksi massa yang terjadi di kawasan Malioboro," pungkasnya.
Jadikan Suara.com sumber berita:
Klik google.com/preferences/sourc… & centang sebagai referensi pilihan. Follow akun ini & bagikan konten menarik lainnya.
#PoldaDIY #humanis #lindungiperusuh #demojogja BM
tum retweeted
meh jajal wong 4 iki, tapi tangan kosong, fasilitas ready 24jam, monggo sek kenal nopo gadah kontak e langsung dm mawon
Replying to @androidAjalah @oldXstory @JOGJAMEMANGGlL @GejayanCalling @0274crew161 @titiknol_jogja @kagamabergerak
Tidak lupa pose "ngepel" wkwk
tum retweeted
Mohon berikanlah kami kesempatan, kesehatan dan kebebasan. Berkahilah kami dengan keberanian, kekuatan dan solidaritas.
Teruntuk upah layak, hunian terjangkau dan untuk hidup lebih baik.
Tanpa kekerasan militer, aparat dan premanisne.
A luta continua, vitória é certa!
tum retweeted
Sumpah Pemuda bukan sekadar ikrar persatuan, tetapi janji untuk memperjuangkan Indonesia yang adil dan menyejahterakan rakyatnya. Ketika hutan terbakar, ekonomi menekan rakyat, dan kebijakan belum menjawab harapan, kita tak boleh diam.
Mencintai Indonesia berarti berani bersuara, melawan ketidakadilan, dan mengawal perubahan. Berani memulai, teguh memperjuangkan, pantang menyerah untuk Indonesia! Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026. 🇮🇩
tum retweeted
Terbanglah menuju tempat peristirahatan terakhirmu, saudaraku. Beristirahatlah dengan tenang, namamu akan selalu hidup dalam ingatan dan perjuangan kami.
Selamat jalan, saudaraku. Izinkan kami melanjutkan perjuanganmu🕊️





















