Ika Kurnia Mustika retweeted
GUYS DARURAT! API KARHUTLA MULAI MENCAPAI PERMUKIMAN WARGA DI PAPUA SELATAN!
Kebakaran dilaporkan telah mencapai kawasan permukiman di Desa Khanami, Distrik Assue, Kabupaten Mappi, Papua Selatan.
Di tengah ancaman Kebakaran hutan dan lahan yang terus berulang, masyarakat berhak mendapatkan perlindungan nyata, bukan sekadar respons setelah bencana terjadi.
UP TERUS BERITANYA PAPUA‼️
#AllEyesOnPapua
#Karhutla #Mappi #PapuaSelatan
Ika Kurnia Mustika retweeted
Ini bukan malam gais.
Ini siang hari di palangkaraya, sepekat ini !!!
#PrayForKalimantan
Ika Kurnia Mustika retweeted
❗️ALERTA❗️
Kab. Murung Raya, Kalimantan Tengah tembus ISPU 10 RIBU (10306)!
Dibunuh perlahan oleh negara! 😡🤬
Ika Kurnia Mustika retweeted
Menggeser Bayan ke sentimen nasionalisme benar2 ga masuk akal.
1. Mau dimiliki asing atau warlok tarif pajak dan tarif royalty yg dibayar ke negara tetap sama. Toh UU nya sama.
2. Seorang Oligarki bertambah kaya ga akan membuat rakyat tambah kaya juga.
3. Yg disorot adalah pemberian kredit beresiko oleh bank bumn.
4. Yg disorot juga kenapa ada dua harga pada saham yg sama, korbannya bukan hanya follower MSCI tapi WNI yg menyisakan tabungannya sedikit demi sedikit buat invest dipasar modal juga jadi korban.
5. Isu nasionalisme baru agak masuk akal jika yg mengambil alih adalah BUMN.
6. Hibah ke anak? Harta legal ya hibahnya ke anak. Terus harus hibah ke siapa? Ani ani? Kalau hasil korupsi baru ke ani2.
7. Hostile takeover membuat kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia menurun. Hari ini Perusahaan B, selanjutnya?
8. Sebenarnya kita ga peduli, perusahaan dimilki siapa, tapi rule of law nya harus jelas dan tidak ada manipulasi.
Kalian sebenarnya siapa ?
Saat Low Tuck Kwong (WNI pemilik Bayan) HIBAHKAN (gratis) 22 % saham (nilainya lbh Rp 100 trilyun) ke anaknya (WNA) kalian diam.
Saat Haji Isam (WNI) BELI saham Bayan saham milik Low Tuck Kong (tidak gratis) - kalian ribut.
Padahal hibah ke anaknya tersebut selain gratis juga terjadi perpindahan kepemilikan dari milik WNI ke WNA (pindah ke Asing).
Sementara pembelian Haji Isam selain tidak gratis, juga tetap menjadi milik WNI.
Ika Kurnia Mustika retweeted
Antrean BBM di tengah kepungan kabut asap adalah bencana ganda. Warga bukan hanya harus menghirup udara beracun, tetapi juga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan energi untuk beraktivitas.
Dua krisis ini berasal pada satu persoalan yg sama: tata kelola yang buruk, dan rakyat kembali menjadi pihak yang paling menanggung akibatnya.
Ika Kurnia Mustika retweeted
Apakah dunia tau bahwa di ujung pulau Indonesia yaitu Papua Selatan sedang terjadi kebakaran hutan yang luar biasa hingga menyebabkan kabut asap tebal kiriman ke beberapa provinsi papua lainnya.
Sehat-sehat semua sodara disana 🙏🏽
Apa gunanya punya jutaan pengikut seperti raffi ahmad dengan 74,9 juta followers, ria ricis dengan 36,7 juta, atta halilintar dengan 38,1 juta, lestikejora dengan 28.4 juta dan kikiy saputri dengan 3.7 juta kalau pengaruh sebesar itu gak dimanfaatkan untuk menyuarakan isu kebakaran hutan di indonesia?
Ika Kurnia Mustika retweeted
Selama hampir dua dekade, ribuan warga bersama Yayasan Alam Sehat Lestari atau ASRI, menanam lebih dari 700 ribu bibit tanaman di Taman Nasional Gunung Palung, Kalimantan Barat.
Namun hanya dalam hitungan minggu, sebagian besar habis terbakar.
Kayanya udah lebih seminggu gak ngecek porto,
barusan punya waktu buat ngeliatin,
eh ternyata plusnya cuma nol koma.
Apa yg terjadi ya.
Ika Kurnia Mustika retweeted
Kelompok rentan seperti bayi, balita, anak-anak, lansia, ibu hamil, dan warga dengan penyakit pernapasan sudah dievakuasi.
Sementara warga yang masih bertahan di Pemurus Dalam, Banjarmasin, sekarang bertanya, “Buhan pian bagi masker kah?”
Kami sudah membuka komunikasi dengan warga di lokasi untuk melihat kebutuhan yang paling mendesak dan mencoba membantu.
Video Warga: IG dhiniputri26
#SalingJagaWarga
Ika Kurnia Mustika retweeted
Hari ini, yuk, kita jadikan timeline sebagai ruang untuk saling mengingatkan bahwa yang terjadi di Kalimantan, Papua, NTT, dan Sumatra juga bagian dari kita.
Saat satu pulau menangis, seharusnya seluruh Indonesia ikut merasakan kepedihannya.
Video ini bukan sekadar memperlihatkan api. Ada rumah warga yang terancam, hutan yang terbakar, dan paru-paru kita yang ikut terdampak.
Boleh nggak, untuk satu hari aja, kita bikin kesedihan saudara-saudara kita di sana ikut terdengar? Mari kirim doa dan dukungan untuk mereka.
Semoga semua saudara kita di sana selalu diberi kekuatan dan keselamatan. Kalian nggak sendirian.
Ika Kurnia Mustika retweeted
Hey para penguasa, pinta kami cuma satu.
Tiga bulan kami tidak bisa melihat langit biru.
Bu Susi tolong bantu kami 🙏
Seperti waktu ibu paling satset bantu korban tsunami
@susipudjiastuti
Kebakaran hutan Palangka Raya Kalimantan Tengah.
Ika Kurnia Mustika retweeted
Hari ini saya tidak memilih menjadi guru yang “baik.”
Pembungkaman seringkali dimulai dengan larangan.
Itu dimulai dari standar guru yang “baik”
• Guru yang baik tidak marah
• Guru yang baik tidak protes
• Guru yang baik tidak ikut bicara sosial dan politik

























